Pake Robot Trading Bener Ga Auto Cuan?

Investment - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
17 November 2021 11:35
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa waktu terakhir sering terlihat penawaran robot trading di media sosial. Namun benarkah bisa membuat keuntungan besar?

Vivi Vimalasari, Branch Manager Panin Sekuritas Bandung menjelaskan robot trading hanya sebagai alat transaksi saja. Namun tetap ada faktor pemakainya yang bisa membuat keuntungan atau tidak.

Menurutnya, manusia tetap bertindak sebagai pengambil keputusan untuk robot trading bisa melakukan aktivitasnya. Para investor tetap memilih opini dari sana.


"Ibaratnya senjata, kita pakai senjatanya bener enggak. Kalau kita pakainya benar, rule dipenuhi, saham tepat, bisa cuan. Beda saham beda perlakuan. Kita punya satu rule tapi enggak bisa hasilnya berbeda buat tiap saham. Mungkin kita pakai screener ini di saham A tapi di saham B belum tentu bisa," jelasnya dalam program Investime CNBC Indonesia, Selasa (16/11/2021).

"Tetap kita mesti tahu dasar pengambilan keputusan untuk keluar sinyal si robot itu apa. Bisa milah-milah juga tetap ada second opinionnya dari kita".

Vivi menekankan untuk tetap harus tahu cara menggerakan robot trading, sebab tiap saham berbeda perlakuannya. Serta jika diperlukan belajar dasar-dasar pergerakan saham itu sendiri dan tidak sembarangan untuk menggunakannya.

"Mesti lihat dulu daftar keputusan si robot itu apa. Kalau misalnya cocok sama kita pakai ya enggak apa-apa. kalau tidak, sebaiknya belajar juga dasar-dasar pergerakan saham itu sendiri. Jangan sembarang pakai," ungkapnya.

Dia menjelaskan robot trading atau pihaknya menyebut sebagai conditional order merupakan sistem artificial intelligence yang telah disusun. Di sana bisa membuat setup sendiri untuk membantu mengingatkan.

Robot trading ini juga bisa membawa kelebihan pada penggunanya, yakni menghindari terbawa emosi. Para penggunanya akan lebih patuh pada aktivitas yang terjadi.

"Enggak ada rasa takut dan serakah. Kalau bikin plan ada strategi otomatis lebih patuh kita bisa mengurangi rasa takut dan serakah. Kadang-kadang kebawa ngejar-ngejar yang atas, euforia, fomo, padahal secara alam kalau lagi sadar enggak akan beli. Tapi kalau robot bisa membantu kita beli," kata Vivi.

Saat ditanya apakah bisa membuat ketagihan, ini bergantung pada hasil setelah menggunakan robot trading. Menurutnya jika terus mendapatkan untung bisa menjadi ketagihan, namun sebaliknya saat rugi kemungkinan akan kapok.

"Kalau bisa untung konsisten pasti ketagihan. Tapi kalau rugi konsisten pasti kapok. Terus juga rulenya apa keputusan robot masuknya enggak ke pasar sekarang, perlakuan saham beda-beda tuh gerakan lot tipis-tipis enggak bisa kayak gitu tradingnya," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading