InvesTime

Mau Cuan? Ini Bocoran Saham yang Bisa Reli di Akhir Tahun

Investment - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
13 October 2021 10:57
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Analis DBS Group, William Simadiputra memperkirakan sejumlah saham yang akan reli hingga akhir tahun ini. Dia memprediksi kemungkinan adalah saham-saham sektor yang berkaitan dengan komoditas.

"Mungkin sektor berkaitan dengan komoditas cukup memiliki momentum yang tepat," kata William dalam Investime CNBC Indonesia, Selasa malam (12/10).

Dia mengatakan hal ini terutama dari kondisi yang menguntungkan produsen komoditas, walaupun dari segi buyer atau pembeli butuh komoditas cukup tinggi. Namun hal ini cukup baik dan menguntungkan dalam sektor ini.


Salah satunya adalah batu bara yang ada di Indonesia. William memperkirakan jika harga batu bara dan komoditas masih tinggi akan berdampak positif pada meningkat konsumsi serta menopang negara pulih dari pandemi Covid-19.

Dia juga menjelaskan soal saham batu bara untuk keperluan trading. Menurutnya harus cukup hati-hati, terutama untuk saham yang dianggap cukup kecil dari sisi kapitalisasi dan mesti mempelajari fundamental perusahaannya.

"Apakah mereka menikmati harga saat ini dan bagaimana valuasinya," kata dia.

Namun dia mengatakan dalam hal untuk trading, momentum saat ini diwarnai oleh sentimen positif. Terutama saham yang mengalami reli adalah saham tambang batu bara kategori unggulan alias blue chip.

William mengatakan untuk rekomendasi saham batu bara, dia tak melihat apakah itu big caps (kapitalisasi pasar di atas Rp 100 triliun) atau small caps (kapitalisasi rendah). Namun berapa earning power-nya alias bagaimana memaksimalkan keuntungan mengkapitalisasi dan memanfaatkan kenaikan harga batu bara.

"Memiliki saham batu bara menjual batu bara ke ekspor paling besar dan menikmati secara langsung harga batu bara yang saat tinggi saat ini," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading