BRI Cuap Cuap Cuan Berkah

Mau kredit Mobil Saat Pandemi? Ini Bocoran Tips BRI Finance

Investment - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
26 April 2021 11:35
Pameran Otomotif IIMS Hybrid 2021 di JiExpo Kemayoran, Jakarta. CNBC Indonesia/Andrean Kristianto

Jakarta, CNBC Indonesia - Adanya potongan harga mobil melalui relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) menjadi momentum bagi masyarakat untuk memiliki mobil baru. Sebagian masyarakat ada yang memilih untuk membeli dengan cara cash, namun lebih banyak yang mengandalkan kredit atau pembiayaan lewat multifinance.

Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) Azizatun Azhimah mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ketika akan melakukan kredit mobil.

Pertama adalah cashflow atau arus kas pribadi yang berkaitan kemampuan membayar.


"Mereka harus melakukan survey kondisi mobil bekas, harus pilih mobil mana yang bagus. Kalau mobil baru karena ada garansi jadi lebih aman," kata Azizatun dalam BRI Cuap-Cuap Berkah dikutip Senin (26/4/21).

Mau Punya Mobil Baru Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Ini Ya (CNBC Indonesia TV)Foto: Mau Punya Mobil Baru Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Ini Ya (CNBC Indonesia TV)
Mau Punya Mobil Baru Jelang Lebaran? Perhatikan Hal Ini Ya (CNBC Indonesia TV)

Kemudian hal kedua yang harus menjadi perhatian adalah melihat waktu atau timing. Ketika menjadi kebutuhan untuk waktu Lebaran, maka ada baiknya memesan satu bulan sebelum acara berlangsung.

"Apalagi sekarang animo begitu besar, orang banyak yang inden, ini untuk memastikan kesediaan mobil. Kemudian mobil baru plat nomor dan sebagainya butuh waktu 2-4 minggu, timing beli disesuaikan. Termasuk kemampuan cash, karena kemampuan DP [uang muka, down payment] untuk mobil baru," jelasnya.

Ketika unit mobilnya sudah terbeli, katanya, bukan berarti segalanya selesai. Pembeli juga harus memikirkan hal lain seperti asuransi.

"Perusahaan pembiayaan bekerjasama dengan asuransi untuk menjamin keselamatan atau kepastian kalau terjadi kondisi kecelakaan lindungi debitur dan perusahaan pembiayaan," jelas Azizatun.

"Di pandemi sangat memungkinkan pembelian mobil. Bagi sebagian masyarakat jadi kebutuhan karena menghindari kerumunan, kalau menggunakan transportasi umum [sulit] hindari penumpukan masa dan sebagainya, ini memungkinkan debitur untuk melakukan pembelian mobil," katanya.

Sebagai informasi BRI Finance adalah salah satu uni bisnis lembaga keuangan di bawah grup PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Pada Desember 2018, BRI telah menambah modal disetor sebesar Rp 100 miliar ke BRI Finance. Penambahan modal dilakukan untuk mendukung investasi sistem informasi perusahaan dalam pengembangan pembiayaan konsumer yang akan menjadi fokus perusahaan ke depannya.

Kepemilikan saham BRI Finance resmi dimiliki BRI sebesar 99% dan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Bank Rakyat Indonesia sebesar 1%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading