Investasi, Cara untuk Membeli Masa Depan

Investment - yun, CNBC Indonesia
07 April 2021 17:02
Konsumer, Sektor Defensif Pilihan BNI AM Kala Pandemi (CNBC Indonesia TV) Foto: Konsumer, Sektor Defensif Pilihan BNI AM Kala Pandemi (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi mengajarkan banyak hal, di tengah keterbatasan imbas dari ekonomi yang lesu karena terbatasnya gerak setiap orang.

Meski ekonomi berjalan lambat hingga akhirnya tumbuh minus, bukan berarti tak ada yang bisa dilakukan. salah satunya adalah bagaimana masyarakat mulai belajar investasi imbas dari pandemi yang sudah lebih dari satu tahun terjadi.

"Kondisi covid-19, memperlihatkan sebetulnya inistaif atau upaya investor utnuk mencari investasi. Memungkinkan masyarakat bisa membeli reksadana dengan cara mudah melalui online. mengubah paradigma yang dulu investasi hanya untuk orang kaya," kata Manager Investasi/Direktur Utama BNI Asset Management, Putut Endro Andanawarih dalam Webinar inspiration Talk "Health and Wealth Postpandemic" BNI Investime Week di Jakarta, Rabu (7/4/2021).


Masyarakat mulai belajar bagaimana mencari instrumen yang aman untuk berinvestasi. Salah satunya dengan masuk ke instrumen seperti reksadana pasar uang. Selain itu, bisa juga masuk ke instrumen saham melalui reksadana indeks.

Dia menegaskan, bagaimana memulai investasi harus dilakukan saat ini untuk melihat masa depan. Tak menjadi soal memulai dengan nominal kecil misalnya Rp 100 ribu.

"Jangan menunggu ada perbaikan (ekonomi), mencoba dari yang kecil. Namanya investasi itu membeli masa depan," tegasnya.

Esensi dari berinvestasi ini juga diamini oleh salah satu Direktur perusahaan terbuka yaitu PT Sido Muncul Tbk (SIDO), Irwan Hidayat. Menurutnya, bagaimana SIDO masih bisa bertahan hingga saat ini karena investasi yang dilakukan di masa lalu.

"Produk baik, karena persiapan kami selama ini. 5,10,20 tahun yang lalu, ini yang dinamakan strategi," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]

(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading