Heboh Pengakuan Korban Prudential, Begini Cerita Lengkapnya!

Investment - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
02 April 2021 09:02
Asuransi Prudential/Dok Detik/Ari Saputra

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepekan ini asuransi jiwa ramai di media sosial berkaitan dengan unit link atau produk asuransi yang memadukan proteksi asuransi dengan investasi. Sejumlah nasabah perusahaan asuransi AIA Financial dan kemudian menyusul Prudential Indonesia mengadukan hal tersebut di media sosial.

Para nasabah asuransi jiwa di Indonesia yang mengalami kerugian investasi mulai mengadu. Mereka merasa terjebak karena dana investasi yang dijanjikan ternyata jauh panggang dari api.

Unit link merupakan produk yang menggabungkan asuransi dan investasi. Sebagian iuran yang disetor nasabah akan diputar di sektor keuangan, sehingga ada iming-iming cuan.


Andrew Rafaella, salah satu korban nasabah asuransi unit link Prudential, mengaku tidak mendapatkan penjelasan secara rinci untuk produk investasinya di perusahaan asuransi.

"Penjelasan agen cuma yang muluk-muluk. Manfaat seperti apa. Dia [agen] bilang ini 10 tahun uang kembali. Kebetulan kita pernah punya polis dan sudah dirasakan manfaatnya. Itu yang bikin kita tertarik. Tapi ternyata banyak masalah," kata Andew dalam program Profit CNBC Indonesia, Kamis (1/4/2021).

Tertipu Asuransi, Nasabah Prudential : Potensi Kerugian 100% (CNBC Indonesia TV)Foto: Tertipu Asuransi, Nasabah Prudential : Potensi Kerugian 100% (CNBC Indonesia TV)
Tertipu Asuransi, Nasabah Prudential : Potensi Kerugian 100% (CNBC Indonesia TV)

Bahkan, Andrew mengaku mengalami pemalsuan dokumen asuransinya. Andrew bahkan mengaku sudah meminta pertanggungjawaban kepada perusahaan terkait hal ini sejak 2017.

"Korban utamanya itu saya. Posisi saya waktu itu begitu polis terbit, saya lagi di luar negeri. Entah bagaimana Prudential tiba-tiba meninggalkan polis atas nama saja. Tanda tangan juga secara fisik gak mungkin," katanya.

"Kami mikirnya kasus pemalsuan tanda tangan gak sesepele itu. Kami juga ingin tahu ada engga sih dokumen lain yang dipalsukan. Kami gak terima tawaran penyelesaian [dari pihak asuransi]. Jadi sampai sekarang masih ada di kepolisian," jelasnya.

Andrew mengaku telah mengalami kerugian hingga 100% dari berinvestasi pada produk asuransi Prudential.

"Saya baca itu polis asuransi jiwa, yang mana nanti klaimnya itu kalau misalkan saya meninggal yang akan klaim pasti ahli waris. Dan kemungkinan besar akan dipermasalahkan oleh perusahaan karena tanda tangan tidak jelas. Jadi ya kemungkinan 100%." tegasnya.

NEXT: Apa Salah Kaprah Produk Unit Link?

Pahami Unit Link Dulu, Ini Tipsnya
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading