Ngeri! IHSG Rontok Rupiah Keok, Harga Emas Antam Ikut Merosot

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
05 March 2021 09:47
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar finansial Indonesia merah membara pada perdagangan Jumat (5/3/2021), mendapat sentimen negatif dari kenaikan yield obligasi (Treasury) Amerika Serikat (AS).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini sempat rontok 0,72%, kemudian rupiah pun keok melawan dolar AS ke Rp 14.340/US$ atau jeblok 0,56%. Harga emas Antam pun ikut merosot pada hari ini. Artinya aset berisiko (saham) dan aset aman atau safe haven (emas) kompak merosot.

Emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) tersebut sudah menurun sejak Kamis kemarin. Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, emas satuan 1 gram hari ini dijual Rp 918.000/batang, turun Rp 5.000 atau 0,54% dibandingkan harga Kamis kemarin.


Emas satuan 1 gram ini mendekati level terendah 7 bulan Rp 917.000/batang yang disentuh pada 27 Februari lalu.

Sementara itu emas satuan 100 gram yang biasa menjadi acuan turun 0,58% ke Rp 86.012.000/batang atau Rp 860.120/gram.

Emas BatanganHarga per BatangHarga per Gram
0,5 GramRp 509.000Rp 1.018.000
1 GramRp 918.000Rp 918.000
2 GramRp 1.776.000Rp 888.000
3 GramRp 2.639.000Rp 879.667
5 GramRp 4.365.000Rp 873.000
10 GramRp 8.675.000Rp 867.500
25 GramRp 21.562.000Rp 862.480
50 GramRp 43.045.000Rp 860.900
100 GramRp 86.012.000Rp 860.120
250 GramRp 214.765.000Rp 859.060
500 GramRp 429.320.000Rp 858.640
1000 GramRp 858.600.000Rp 858.600

Harga emas dunia yang merosot 0,8% dan ke bawah US$ 1.700/troy ons, membuat harga emas Antam ikut nyungsep. Penyebabnya sama, yield Terasury AS.

Kemarin, yield Treasury tenor 10 tahun naik 8,01 basis poin ke 1,5484%. Level tersebut merupakan penutupan perdagangan tertinggi di tahun ini, dan sejak Februari 2020 lalu.

Pada Kamis pekan lalu, yield ini memang sempat menembus level 1,6%, tetapi setelahnya terpangkas dan mengakhiri perdagangan di 1,5150%.

Treasury sama dengan emas merupakan safe haven. Bedanya Treasury memberikan imbal hasil (yield) sementara emas tanpa imbal hasil.Dengan kondisi tersebut, saat yield Treasury terus menanjak maka akan menjadi lebih menarik ketimbang emas. Alhasil emas dunia pun menurun.

Selain itu, indeks dolar AS juga melesat mengikuti kenaikan yield Treasury. Indeks yang mengukur kekuatan mata uang Paman Sam ini kemarin ikut melesat bersama yield Treasury. Indeks dolar AS menyentuh level tertinggi dalam 3 bulan terakhir setelah mengakhiri sesi di level 91,614 atau melesat 0,73%.

Emas dunia dibanderol dengan dolar AS, ketika mata uang Paman Sam menguat maka harganya akan menjadi lebih malah bagi pemegang mata uang lainnnya. Hal tersebut membuat permintaan emas berisiko menurun, harganya pun tertekan. Alhasil, harga emas Antam juga ikut merosot mengikuti pasar keuangan Indonesia.


TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading