Tunggu Aba-aba The Fed, Harga Emas Antam Hari Ini Gak Gerak!

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
26 January 2021 09:52
Petugas menunjukkan emas batangan di sebuah gerai emas di Pegadaian, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam tidak bergerak alias stagnan pada perdagangan Selasa (26/1/2021).

Bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan mengumumkan kebijakan moneter di pekan ini menjadi perhatian pelaku pasar, khususnya yang berinvestasi di emas.

Melansir data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com, harga emas satuan 1 gram dibanderol Rp 958.000/batang, sama dengan harga Senin kemarin. Begitu juga dengan satuan 100 gram dihargai Rp 90.012.000/batang atau Rp 900.120/gram. Satuan 100 gram biasanya menjadi acuan harga emas Antam.


Pergerakan harga emas Antam tentunya mengikuti harga emas dunia yang kemarin berakhir nyaris stagnan di US$ 1.854,99/troy ons. Pengumuman kebijakan moneter The Fed akan memberikan dampak yang besar ke harga emas. Sebab stimulus moneter The Fed, berupa suku bunga rendah <0,25% dan program pembelian aset (quantitative easing/QE) merupakan bahan bakar emas untuk menanjak.

Saat ini beredar "bisik-bisik" di pasar jika di akhir tahun ini ada kemungkinan The Fed akan mengurangi QE yang saat ini nilainya sekitar US$ 120 miliar per bulan.

Pengurangan tersebut dikenal dengan istilah tapering. Sebelum saat ini, pada pertengahan tahun 2013 lalu, The Fed yang saat itu dipimpin Ben Bernanke juga mengeluarkan wacana tapering.

Saat wacana tersebut muncul dolar AS menjadi begitu perkasa, hingga ada istilah "taper tantrum". Maklum saja, sejak diterapkan suku bunga rendah serta QE, nilai tukar dolar AS terus merosot. Sehingga saat muncul wacana pengurangan QE hingga akhirnya dihentikan dolar AS langsung mengamuk, "taper tantrum" yang membuat harga emas rontok kala itu.

Sehingga pada investor emas tentunya berhati-hati sebelum pengumuman kebijakan moneter The Fed, Kamis dini hari waktu Indonesia.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading