Berapa Lama Waktu Ideal Investasi Saham, Ini Penjelasannya

Investment - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
19 January 2021 16:51
foto : CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebagai investor pemula, kadang ada pertanyaan berapa lama saham harus dipegang. Menurut Ketua Dewan Pelaksana Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSPPM), Haryajid Ramelan menjawabnya idealnya sekitar 3 hingga 5 tahun.

Menurut Hariyajid, investasi saham seperti melakukan penyimpan deposito yang dirollover. Jika itu terjadi dalam waktu tertentu, misalnya hingga tiga tahun akan ada hitungan uang bertambah berapa banyak.

"Ada temen-teman kalau ada yang lebih cepat ada yang lima tahun. Ada teman-teman kalau ada yang bisa cepat. Idealnya 3 hingga 5 tahun itu lebih bagus," ujarnya dalam program InvesTime CNBC Indonesia, Senin Malam (18/1/2021).


Dia juga menyebutkan secara umum jika investasi saham dalam jangka waktu lama, akan memberikan return yang lebih besar.

Selain itu, para investor akan mendapatkan dividen dari keuntungan perusahaan. Jadi pelaku investasi untung dalam dua hal yakni saham dan dividen tersebut.

Di sisi lain, Haryajid menyebutkan sebelum melakukan saham harus pelajari perusahaan yang dituju, Termasuk informasi detail seperti mengenali siapa direktur, manajemen dan komisaris dan juga pemegang sahamnya.

Selain itu juga menyiapkan edukasi serta rela menahan emosi. Apalagi menurutnya para investor berusia muda terkadang emosi juga terlibat.

"Kalau untuk pemula kuasai knowledge dulu. Karena saham jangan beli kucing dalam karung. Membeli saham juga rela menahan emosi," jelas Haryajid.

Untuk edukasi, para investor muda ini perlu mempelajarinya ilmu investasi itu. . Haryajid melihat kebanyakan anak muda ini enggan untuk belajar atau mengotak-ngatik sendiri.

Belajar dari senior juga diharuskan dari Haryajid. Menurutnya para senior bisa menceritakan pengalaman saat melakukan investasi selama bertahun-tahun sebelumnya.

"Sering juga kerja sama dengan analis, telfon analis. Pelan-pelan akan tahu rahasia yang ada di pasar," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading