Benarkah Kresna Life Mulai Bayar Polis? Ini Pengakuan Nasabah

Investment - Yuni Astutik & Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
02 September 2020 15:22
Nasabah Korban Gagal Bayar PT. Asuransi Jiwa Kresna (Cnbc Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nasabah PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life Insurance) mulai angkat bicara terkait dengan pembayaran klaim asuransi yang jatuh tempo.

Salah satu nasabah Thomas Azali mengaku satu polis Kresna Life senilai Rp 50 juta miliknya telah dibayarkan. Dia mengaku tak ada kesulitan dalam proses pencairan polis miliknya tersebut.

"Saya tidak mengalami kesulitan, saya sudah dibayar 1 polis senilai Rp 50 juta dan diterima oleh anak saya," ujar Thomas dalam wawancara di CNBC Indonesia, Rabu (2/9/2020)


Thomas merinci bahwa pada awalnya dia memiliki 4 buah polis, yakni atas nama istrinya, kedua anaknya dan dirinya sendiri. Total polis yang dia miliki senilai Rp 900 juta.

"Komunikasi saya lancar dengan foundernya (Grup Kresna) Michael Steven," ujarnya. Thomas pun mengaku sama-sama Alumni Kolese Kanisius dengan Michael Steven.

Dia mengaku proses pencairan polis tak sulit dan mengikuti aturan main dari Kresna Life.

"Saya berharap terus ada dialog untuk diskusi. Kemarin juga ada risalah baik dari pak Steven, itikadnya keliatan baik akan menyelesaikan," ujar Thomas.

Nasabah yang lain, Andri Hadi mengaku polisnya senilai Rp 6 miliar hingga kini belum dibayar. Namun, Andri mengaku tak khawatir mengenai hal tersebut karena komunikasi dengan Kresna Life terus dilakukan.

"Per kemarin, Pak Michael Steven selaku founder mengirim surat terbuka untuk menyelesaikan. Skema dalam waktu dekat akan dikeluarkan. Saya yakin, kresna mampu mengembalikan dana saya," ungkapnya optimis.

Ketua Tim Penyelesaian Polis Asuransi Jiwa Kresna Link Investa dan Asuransi Jiwa Protecto Investa Kresna Supriyadi mengatakan sudah 1.722 polis yang dibayarkan. Pada tahap pertama, polis yang dibayarkan memiliki nilai maksimal Rp 50 juta.

"Yang Rp 50 juta sudah direalisasikan, sudah berjalan. Nah yang belum kayaknya memang jadwalnya belum sampai jadwalnya keluar. Ga ada kendala sejauh ini," kata Supriyadi.

Dia mengatakan untuk nilai polis lainnya perusahaan memasang target untuk bisa diselesaikan dalam waktu lima tahun ke depan. Pertimbangan ini diambil lantaran mempertimbangkan kehati-hatian dan dikomunikasikan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Secara total terdapat 12 ribu polis yang harus diselesaikan pembayarannya oleh perusahaan. Saat ini perusahaan masih mencari skema terbaik yang bisa dilakukan perusahaan dan diterima oleh pemegang polis.

Sebelumnya, Kresna Life mengalami kesulitan dalam membayar klaim polis nasabah karena ekonomi melambat akibat Pandemi Covid-19. Namun, kesulitan dari Kresna Life untuk melunasi klaim polis bertambah setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhi sanksi pembatasan kegiatan usaha.

[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading