Rekor! Harga Emas Antam Siap Tembus Rp 1 Juta/gram, Kapan?

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
22 July 2020 16:15
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Antam kian bersinar, terutama di minggu ini yang berhasil mencatatkan rekor baru sejak April 2020 lalu. Pemicunya adalah lonjakan harga emas dunia di tengah kekhawatiran hantaman ekonomi akibat pandemi virus corona yang berujung resesi.

Oleh karena itu, guna menyokong perekonomian baik bank sentral dunia maupun pemerintahan terus menggelontorkan sejumlah stimulus atau paket bantuan tambahan terdampak Covid-19, supaya roda ekonomi dapat berputar sebagaimana mestinya.

Namun, menjadi perhatian bahwa stimulus jumbo yang diberikan bank sentral maupun pemerintahan secara global menjadi pendukung harga emas untuk menguat lantaran adanya ancaman inflasi yang nyata ke depannya.


Emas pun yang dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging) jadi kebanjiran permintaan ketika ada ancaman inflasi yang tinggi dan penurunan nilai tukar mata uang. Permintaan meningkat harga pun ikut terkerek.

"Prospek harga emas tetap positif untuk jangka menengah dengan ketidakpastian ekonomi yang tinggi dan pemerintah global dan neraca bank sentral yang meningkat secara besar-besaran." kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan logam mulia di BMO.

"Orang menggunakan emas sebagai aset safe-haven dan juga banyak yang percaya bahwa inflasi akan naik di kuartal mendatang," kata Phil Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago, melansir Reuters.

Sementara, harga emas logam mulia acuan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Rabu (22/7/2020) naik Rp 19.000 atau 2,1% menjadi Rp 924.120/gram. Sebelumnya, pada perdagangan Selasa kemarin (21/7/2020) harga Antamini juga mengalami kenaikan Rp 7.000 ke Rp 905.120 dari harga Senin yang berada di Rp 898.120/gram. Ini adalah harga emas acuan 100 gram.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam juga ikutmelambung Rp 19.000 atau 1,97% menjadi Rp 982.000/gram setelah lonjakan 0,73% ke Rp 963.000/gram pada hari Selasa kemarin.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut akan dikenakan biaya PPh 22 (Pajak Penghasilan Pasal 22 atas emas batangan). Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non NPWP).

Kenaikan harga emas Antam tersebut seiring dengan penguatan harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Selasa kemarin (Rabu pagi waktu Indonesia) yang naik sebesar US$ 26,18 atau 1,44% ke level US$ 1.841,58/troy ons dari US$ 1.815,4/troy ons, melansir dari Refinitiv.

Bahkan hingga pukul 13:10 WIB harga emas dunia terus menguat ke level US$ 1.857,49/troy ons, dengan harga tertinggi intraday atau harian saat ini berada di US$ 1.865,35/troy ons, mengacu data Refinitiv.

Menjadi pertanyaan, kapan harga emas Antam mencapai Rp 1 juta per gramnya?

Mengacu aturan di pasar,satu troy ons setara dengan 31,1 gram, sehingga harga emas dunia yang saat ini berada di kisaran US$ 1.860/troy ons dikonversi dengan membagi angka tersebut dengan 31,1 gram, hasilnya US$ 59,81 per gram.

Dengan asumsi kurs rupiah Rp 15.500/US$ karena kemungkinan tekanan inflasi, maka untuk harga emas Antam berada di Rp 927.055/gram. Namun perlu diperhatikan harga ini belum termasuk produksi cetak yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan juga faktor lainnya.

Jadi, untuk harga emas Antam bisa mencapai Rp 1 Juta per gramnya, maka diperlukan harga emas dunia yang berada di atas level US$ 2.030/troy ons atau US$ 65/gram setelah dibagi konversi di atas. Sehingga didapatlah harga emas Antam yang sebesar Rp 1.007.500/gram.

Lalu kapan?

Hans Albrecht, yang merupakan seorang manager portofolio di Horizons ETF, memprediksi bahwa harga emas dunia akan mencapai US$ 2.000/troy ons di akhir tahun ini. Artinya dalam kurun tiga hingga enam bulan ke depan angka tersebut bisa tercapai. Begitupula dengan harga emas Antam yang mengikuti emas dunia untuk mencapai Rp 1 juta per gram  nya.

"Dalam pandangan saya, harga emas punya peluang yang besar menuju US$ 2.000/troy ons di akhir tahun nanti, dan tahun depan akan jauh lebih tinggi" kata Albrecht sebagaimana dilansir Kitco News.

Analisis Tim Riset CNBC Indonesia

Sebagai informasi harga emas dunia sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa pada September 2011 di level US$ 1.920/troy ons. Penguatan harga emas seiring dengan krisis ekonomi 2008 (kasus kebangkrutan Lehman Brotehrs) dan sejak saat itu harga emas terus melambung.

Mengacu pergerakan emas dari harga terendah sejak krisis 2008 yang berada di level US$ 681/troy ons pada Oktober 2008, emas telah naik 30,70% ke level tertinggi di bulan Desember 2008 pada US$ 890/troy ons.

Di semester pertama 2009, lagi-lagi harga emas menguat 13,03% ke level tertinggi di semester tersebut pada US$ 1.006 dari level tertinggi Desember 2008. Sementara di semester kedua 2009 emas melonjak 21,87% dari level tertinggi semester I 2009 menjadi US$ 1.226/troy ons.

Sejak saat itu, emas terus meroket. Sampai puncak 3 tahun kemudian di semester kedua 2011 yang berada di level US$ 1.920/troy ons dengan kenaikan yang sebesar 115,73% dari level terendah Oktober 2008.

Secara data historis yang ada, jika diambil rata-rata kenaikan per semester yang mencapai sekitar 15% dari tujuh semester selama kurun 3 tahun. Maka prediksi untuk harga emas dunia tembus di level US$ 2.000/troy ons, kemungkinan akan terjadi di semester kedua 2020 atau kuartal keempat 2020.

Hal ini dihitung dengan menggunakan harga tertinggi di semester pertama lalu yang berada di kisaran US$ 1.780/troy ons yang diraih pada akhir Juni 2020, lalu di tambahkan kenaikan 15% dengan asumsi kenaikan per semester dari kejadian 2008 silam. Maka ketika itu, harga emas akan mencapai US$ 2.047 di semester kedua atau di kuartal keempat 2020.

Sementara di kuartal ketiga atau pertengahan semester kedua 2020, harga emas akan menguji level psikologis US$ 1.900/troy ons terlebih dahulu. Jika hal ini dapat terpenuhi maka bukan tidak mungkin harga emas mencapai US$ 2.047/troy ons di kuartal keempat 2020.

Artinya harga emas Antam tembus Rp 1 juta/gram kemungkinan di QIV-2020, ketika harga emas dunia mencapai level US$ 2.047/troy ons.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading