Virus Corona Bikin Cemas, Emas Antam Kok Tak Gerak?

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
28 January 2020 09:16
Virus Corona Bikin Cemas, Emas Antam Kok Tak Gerak? Foto: Karyawan menunjukkan emas batangan yang dijual di Butik Emas, Sarinah, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas investasi ritel kepingan acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM/Antam) stagnan pada Rp 725.000/gram hari ini dari posisi kemarin. Stagnannya harga emas Antam itu tidak senada dengan kembali melonjaknya harga emas global yang masih diguyur sentimen negatif dari merebaknya virus corona asal China ke penjuru dunia kemarin.

Sentimen negatif akan baik untuk pasar instrumen investasi berisiko, tetapi dengan kodrat sebagai produk yang dianggap lebih aman (safe haven instrument) maka harga emas akan terangkat justru ketika datang sentimen negatif ke pasar keuangan.

Data di situs logam mulia milik Antam hari ini (28/1/20) menunjukkan harga buy back emas Antam di gerai resmi juga stabil di Rp 690.000/gram dari posisi kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat tersebut ingin menjual kembali investasinya di gerai resmi.


Harga emas Antam itu masih tak bergerak meskipun harga emas di pasar spot global kembali melonjak menjadi US$ 1.581,65 per troy ounce (oz) kemarin dari posisi Sabtu pekan lalu US$ 1.570,36/oz. Hari ini, harga emas masih turun ke US$ 1.580,45/oz.

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.


[Gambas:Video CNBC]





TIM RISET CNBC INDONESIA (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading