Tips Keuangan Pribadi

Alokasi Dana Saat Hari Tua, Boleh Dicoba Strategi Ini

Investment - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
30 December 2019 11:02
Meski masih muda, ada baiknya mulai memperbaiki cara mengelola dengan baik agar tidak sengsara di masa senja.

Jakarta, CNBC Indonesia - Mendengar kata pensiun bagi kawula muda rasanya masih samar-samar karena masanya yang masih cukup lama. Meski masih muda, ada baiknya mulai memperbaiki cara mengelola uang dengan baik agar tidak sengsara di masa senja.

Jangan sampai kamu di kemudian hari menjadi Generasi Sandwich, yaitu sebuah generasi yang terjepit dua tanggungan secara bersamaan, yakni menghidupi istri dan anak sekaligus orang tua dan anggota keluarga lainnya.

Tidak mudah memutus rantai tersebut dan butuh perjuangan ekstra menjalankannya. Bukan berarti hal tersebut mustahil untuk dijalankan, mulailah menata finansialmu secara benar sejak dini agar dapat dinikmati di masa pensiun atau ketika tidak bekerja lagi.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sejak muda agar meminimalisir kondisi yang tidak diinginkan ketika pensiun, di antaranya:


Jangan Terlalu Mementingkan Gaya Hidup

Kamu perlu mengetahui perbedaan antara keinginan dan kebutuhan, boleh saja kamu menginginkan sesuatu tetapi pastikan barang tersebut kamu ketahui manfaatnya buatmu dengan baik.

Jangan tergiur godaan diskon seberapa pun itu karena akan semakin membebani pengeluaranmu dan semakin menguras asetmu. Lebih baik membeli barang sesuai dengan yang kamu butuhkan, syukur kalau ada diskon pada barang-barang kebutuhanmu tersebut.

Kurangi Utang

Sebaiknya hindari berutang yang bersifat konsumtif karena akan menggerus kemampuan finansialmu. Untuk hal-hal bersifat konsumtif kebutuhan sehari-harimu ada baiknya membayarnya secara kontan agar kamu terhindar dari beban dikemudian hari.

Apakah boleh berutang? Tentu saja boleh asalkan utang tersebut bersifat produktif, sebagai contoh membeli rumah, membeli kendaraan untuk bekerja, pakaian dan sepatu untuk bekerja, dan lain lain.

Sebaiknya batasi utangmu maksimal 30% saja, jangan sampai berlebih karena utang yang terlalu besar akan membuat kamu tertekan dan membuat kondisi keuangan tidak seimbang.

Jika mempunyai kartu kredit, ada baiknya digunakan sebagai sarana pembayaran saja. Meski bisa dicicil, sebaiknya langsung lunasi ketika jatuh tempo karena mencicil sama saja dengan membiasakan hidup dengan berutang tentunya.


Buatlah Anggaran yang efektif

Agar kamu mengetahui kondisi keuanganmu, buatlah laporan secara sederhana mengenai penghasilan yang kamu dapat dengan pengeluaran. Coba buat rincian apa saja kebutuhanmu bulan dari yang paling prioritas.

Ketika kamu sudah mengetahui apa saja kebutuhan-kebutuhanmu, kamu tentu tahu di mana pos-pos yang bisa kamu hemat sekaligus menekan pengeluaran yang berlebih tentunya yang dapat kamu gunakan untuk menabung maupun berinvestasi.

Jangan Menunda Untuk Mulai Berinvestasi

Berinvestasi saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan karena tuntutan hidup yang tentunya lebih tinggi di masa mendatang. Tentu kamu mempunyai keinginan atau cita-cita seperti membeli kendaraan, mempunyai rumah, bertamasya bersama keluarga, dan pensiun dengan nyaman.

Sebelum berinvestasi ada baiknya kamu hilangkan dulu utang yang bersifat konsumtif agar kemampuan investasimu bertambah yang tentunya akan menambah kekuatan keuanganmu di masa mendatang.

Jangan terlalu gegabah juga dalam berinvestasi, sebagai contoh investasi yang umum ialah: logam mulia emas, reksa dana, SBR (obligasi pemerintah khusus untuk ritel), atau saham unggulan yang berlabel blue chip, dan lain lain.

Ada pula investasi yang digabungkan dengan asuransi bernama unitlink, merupakan produk yang cukup bagus karena kamu bisa berinvestasi untuk masa beberapa tahun mendatang sekaligus mendapat manfaat perlindungan kesehatan serta penyakit kritis ketika usia masih produktif.

Persiapkan Dana Pensiun sedini Mungkin

Tentunya kamu tidak ingin sengsara ketika memasuki masa pensiun bukan? Jangan sampai kamu tidak dapat memenuhi hidupmu apa lagi menjadi beban bagi orang lain di masa mendatang.

Perkirakan kebutuhanmu dengan cermat ketika pensiun. Jika kesusahan menghitung kebutuhan tersebut, sudah banyak perusahaan keuangan yang siap membantu menghitungnya serta menawarkan untuk mengelola seperti: Bank, Asuransi, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), dll.

Cari penghasilan Tambahan Bila Perlu

Fokus pada pekerjaan yang kamu geluti agar karir menjadi meningkat tidak ada salahnya, akan tetapi jika kamu kreatif dan mempunyai kemampuan lain untuk menghasilkan uang juga perlu untuk dicoba.

Bisa jadi penghasilan sampingan tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatan pokokmu dari bekerja. Jika tidak ada waktu untuk mencari sampingan, tetaplah berinvestasi hingga mendapat pasif income yang dapat kamu gunakan untuk menunjang hidupmu dan kebutuhanmu di masa mendatang.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

 


(yam/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading