Trump Rusak Mood Investor, Harga Emas Antam Naik Rp6.000/gram

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
09 October 2019 10:20
Trump Rusak Mood Investor, Harga Emas Antam Naik Rp6.000/gram Foto: Ist
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berbalik naik Rp 6.000 (0,85%) menjadi Rp 713.000 per gram pada perdagangan Rabu ini (9/10/2019), dari Rp 707.000 per gram Selasa kemarin. Kenaikan ini pertama kali terjadi setelah sejak akhir pekan lalu belum pernah menguat.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp 71,3 juta dari harga kemarin Rp 70,7 juta per batang. 

Sejak Sabtu pekan lalu, harga emas Antam terkoreksi dua kali dan stagnan sekali, sehingga penguatan hari ini berpotensi menciptakan tren penguatan jangka pendek baru.

Naiknya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang kembali ke atas level psikologis US$ 1.500 per troy ounce (oz) kemarin akibat rusaknya mood pelaku pasar yang sedang bagus. Pelaku pasar keuangan dunia sedang menantikan pertemuan damai dagang Amerika Serikat (AS) pekan ini yang awalnya diharapkan akan positif.


Ekspektasi positif terhadap pertemuan itu dirusak oleh aksi Presiden AS Donald Trump dan pemerintahannya yang justru menambah daftar perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Tiongkok yang masuk dalam daftar hitam perdagangan.

Dalih yang digunakan AS adalah pelanggaran hak azasi Muslim Xinjiang. Kebijakan 'ajaib' itu diambil justru menjelang pertemuan kedua negara yang berlangsung besok di kandang AS yaitu ibu kota Washington DC.


Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik stagnan Rp 8.000 per gram hari ini menjadi Rp 687.000 per gram dari Rp 679.000 per gram kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.




Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.505,26/oz, naik 0,8% dari US$ 1.493,35/oz pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih melanjutkan penguatan sebesar 0,01% menjadi US$ 1.505,36/oz.




Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.


TIM RISET CNBC INDONESIA

 

 

(irv/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading