Harga Emas Antam Perlahan Menguat, Hari Ini Tembus Rp 708.000

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
18 September 2019 10:06
Harga Emas Antam Perlahan Menguat, Hari Ini Tembus Rp 708.000
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik Rp 4.000 (0,57%) menjadi Rp 708.000 per gram pada perdagangan Rabu ini (18/9/2019), dari Rp 704.000 per gram Selasa kemarin.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat menjadi Rp 70,8 juta dari harga kemarin Rp 70,4 juta per batang. 

Naiknya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang masih naik tipis kemarin karena kontraksi harga minyak mentah.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.






Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 5.000 per gram hari ini menjadi Rp 680.000 per gram dari Rp 675.000 per gram kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.502,2 per troy ounce (oz), naik 0,29% dari US$ 1.497/oz pada hari sebelumnya.

Hari ini, harga emas di pasar spot berbalik turun tipis sebesar 0,02% menjadi US$ 1.501,88/oz.




Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.


Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri. Ketidakpastian kondisi global setelah fasilitas minyak Arab Saudi diserang membuat aset-aset aman termasuk emas diburu.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

 

 

(irv/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading