Tips Investasi Saham

Ingin Tahu Sistem Perdagangan Saham? Simak Artikel Berikut

Investment - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
07 July 2019 18:34
Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi investor pemula, seringkali langsung bertransaksi saham tanpa mengetahui mekanisme perdagangannya secara lengkap. Ada baiknya investor pemula menyimak artikel berikut sebagai tambahan pengetahuan dalam berinvestasi saham.

Bagi investor yang telah lama berkecimpung di pasar saham, membaca materi ini mungkin hanya mengulang saja.
 
Yuk kita mulai pembahasannya

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), efek mengandung artian surat berharga layaknya surat deposito.


Layaknya Jual-beli di Pasar Tradisional, Bursa memfasilitasi pesanan beli (buy order) maupun pesanan jual (sell order) dari para Investor. Jual-beli tersebut dilakukan secara lelang (continuous auction) elektronik melalui sistem bernama Jakarta Automated Trading System (JATS) Next G.

Instrumen yang diperdagangkan bursa tidak haya saham, ada instrumen keuangan lainnya yang sifatnya jangka panjang, misal: Obligasi, Reksa Dana, instrumen derivatif (Waran, Opsi), alternatif instrumen investasi (EBA, ETF, DIRE).

Sebelum mulai bertransaksi saham, ada baik seorang mengenal jenis pasar di mana investor akan mulai melakukan jual-beli?

#1 Pasar Perdana

Pasar perdana merupakan pasar di mana suatu saham diperdagangkan untuk pertama kalinya secara langsung kepada para investor sebelum diperdagangkan secara umum di Bursa.

Pasar perdana juga dikenal dengan istilah Initial Public Offering - IPO, yang mana transaksinya tidak dikenakan biaya (fee).

Sebelum menerbitkan saham baru, para pemegang saham lama biasanya ditawarkan Hak untuk Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) pada harga tertentu agar persentase kepemilikannya tidak terdilusi akibat penerbitan lembar/unit saham baru.

Melalui Pasar Perdana ini perusahaan mendapatkan tambahan modal berupa uang tunai (fresh money) karena menerbitkan saham baru. Karena sahamnya dijual ke publik, maka pemilik perusahaan menjadi cukup banyak.

Setelah Pasar Perdana, kemudian saham perusahaan akan mulai dicatatkan dan berpindah ke Pasar Reguler untuk diperdagangkan secara umum antar para investor. Kemudian Perusahaan akan disebut dengan embel-embel emiten (berasal dari kata emission) sebagai tanda menjadi perusahaan yang sahamnya dapat dimiliki publik.

Jadwal pemesanan saham tersebut diatur oleh underwriter (penjamin emisi) dari pihak sekuritas, yang mana pengumumannya biasanya dilakukan melalui media masa cetak maupun elektronik.

Berlanjut ke pasar reguler pada halaman selanjutnya >>>
Mengenal Pasar Reguler
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading