Patuhi Trump, Ini Daftar Perusahaan yang 'Tinggalkan' Huawei

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
12 June 2019 - 16:53
Foto: Logo perusahaan di kantor Huawei di Beijing, 6 Desember 2018. REUTERS / Thomas Peter
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perusahaan teknologi kini memutuskan untuk menangguhkan kerja sama dengan Huawei Technologies. Penangguhan kerja sama ini karena perusahaan mematuhi kebijakan Presiden Donald Trump.

Pada pertengahan Mei lalu, Presiden Donald Trump mendeklarasikan darurat nasional bidang teknologi. Bersamaan dengan deklarasi ini Departemen Perdagangan AS memasukkan Huawei dalam daftar hitam (blacklist).

Dampak dari blacklist ini adalah AS melarang perusahaan-perusahaannya berbisnis dengan Huawei tanpa lisensi pemerintah. Larangan ini juga berlaku pada perusahaan teknologi non-AS yang produknya mengandung 25% atau lebih teknologi yang dibuat oleh perusahaan Negeri Paman Sam. Larangan ini akan efektif berlaku pada 19 Agustus 2019.


Berikut daftar perusahaan yang memilih untuk menangguhkan kerja sama dengan Huawei, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/6/2019):


1. Alphabet Inc
Pada 19 Mei 2019 Google menangguhkan semua transfer hardware, software dan layanan teknis ke Huawei. Ponsel Huawei tidak akan lagi mendapatkan update dari Android. Huawei hanya menyediakan layanan bersifat open source.


2. Produsen Chip AS
Laporan Bloomberg News menyebutkan Intel Corp, Qualcomm Inc, Xilinx Inc, dan Broadcom Inc telah memberitahu karyawannya bahwa mereka tidak akan memasok perangkat lunak atau komponen penting ke Huawei hingga pemberitahuan lebih lanjut.


3. Lumentum Holdings Inc
Pada 20 Mei 2019 produsen komponen optik ini mengatakan telah menghentikan semua pengiriman ke Huawei untuk mematuhi persyaratan lisensi yang diberlakukan AS. Pada kuartal terakhir penjualan ke Huawei menyumbang 18% dari total pendapatan perusahaan.


4. Qorvo Inc
Pembuat chip frekuensi radio ini mengatakan pada 21 Mei pihaknya memperkirakan pendapatan kuartal pertama turun menjadi US$50 juta karena penghentian pengiriman ke Huawei. Penjualan ke Huawei berkontribusi sebesar 15% dari total pendapatan perusahaan.


5. Analog Devices Inc
CEO Analog Devices Vincent Roche memastikan perusahaannya tidak akan mengirimkan apapun ke Huawei pada masa-masa mendatang.


Simak video peringatan China pada perusahaan yang tolak berbisnis dengan Huawei di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


Berlanjut ke halaman berikutnya >>>



(roy/prm)
1 dari 3 Halaman
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading