Perkembangan Teknologi

Wah, Facebook Bisa Untung Rp 266 T dari Proyek 'Bitcoin'

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
12 March 2019 17:23
Wah, Facebook Bisa Untung Rp 266 T dari Proyek 'Bitcoin'
Jakarta, CNBC Indonesia - Pengembangan koin digital (cryptocurrency) yang dilakukan Facebook Inc bisa menjadi mesin uang bagi perusahaan. Hal ini diungkapkan oleh analis Barclays, Ross Sandler dalam sebuah catatan kepada klien, seperti dikutip dari CNBC International, Senin (11/3/2019).

Ross Sandler menghitung Facebook akan mendapatkan tambahan sebesar US$19 miliar atau setara Rp 266 triliun pada 2021 dari 'Facebook Coin'. Bila menggunakan hitungan konservatif, Facebook bisa menghasilkan Rp 42 triliun dari cryptocurrency-nya.


Bloomberg News
dan The New York Times melaporkan, Facebook sedang mengembangkan cryptocurrency yang dikaitkan dengan mata uang tradisional untuk pembayaran melalui aplikasi perpesanannya. Facebook belum mengomentari laporan tersebut.



Facebook sedang memperbaiki model bisnisnya karena banyak mendapat kecaman dari konsumen, politisi dan pengiklan. Facebook dikritik karena masalah kebocoran data pengguna.

"Setiap upaya untuk membangun sumber pendapatan di luar iklan, terutama yang tidak menyalahgunakan privasi pengguna kemungkinan akan diterima dengan baik oleh pemegang saham Facebook," kata Ross Sandler.

Wah, Facebook Bisa Untung Rp 266 T dari Proyek 'Bitcoin'Facebook (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)

Barclays mendasarkan estimasi pendapatan Facebook tersebut menggunakan fee dari layanan distribusi digital Google, yang juga merupakan toko aplikasi resmi untuk sistem operasi Android. "Google Play," begitu sebutannya, menghasilkan US$ 6 per pengguna saat ini. Mata uang virtual Facebook bisa menghasilkan lebih banyak konten premium.

Ross Sandler menambahkan tantangan Facebook dari uang digital ini adalah menunjukkan value preposition untuk pengguna dan membangun kembali kepercayaan pengguna setelah rentetan masalah di 2018.

Bila proyek ini berjalan dengan baik, "Tidak ada alasan Facebook untuk tidak masuk ke bisnis pembiayaan konsumen, remitansi dan pembayaran fisik," jelas Ross Sandler.

Saksikan video Facebook dan Instagram yang tuntut perusahaan teknologi China di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading