Berkat BRI, Wanita Ini Sukses Bangun Usaha Kerupuk Daun Bambu

Entrepreneur - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
03 January 2023 13:14
BRI Foto: Sosok Ibad Badriah, perempuan 43 tahun berhasil membangun usahanya berkat KUR dan pelatihan yang diberikan oleh BRI.

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) senantiasa berperan dalam mengembangkan para usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa lebih produktif.

Contohnya saja seperti bisnis kerupuk Daun Bambu milik Ibad Badriah. Perempuan 43 tahun ini mengungkapkan awalnya iseng membuat kerupuk yang berbahan dasar daun bambu. Sebelumnya dia mengaku sering membuat kerupuk jenis lain, namun akhirnya dia terinspirasi mencampurkan daun bambu. Sebab daun bambu di sekitarnya sangat melimpah.

Kemudian, dia bertemu dengan salah satu teman yang merupakan pengusaha bambu. Temannya tersebut mendukung Ibad untuk mengembangkan usaha kerupuk daun bambu, karena menurutnya menarik dan unik.

"Saya bikin dulu tester sample, terus saya cobain ke teman-teman. Mereka bilang kerupuknya enak. Nah, sebelumnya saya membuat kerupuk daun bambu ini pakai ampasnya, cuma nggak cocok. Terus pake sari daun bambu dan cocok," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/1/2023).

Dalam mengembangkan bisnisnya, dia mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 50 juta dari BRI. Kebetulan, Ibad memang sudah menjadi nasabah BRI sejak 2018.

Tidak ingin merasakan kenikmatan sukses sendiri, Ibad juga merangkul ibu-ibu di sekitar agar mereka mendapatkan penghasilan dan bisa mandiri dan tak bergantung dari penghasilan suami.

Untuk itu pada tahun 2021, kelompok Wanita Motekar klaster usaha kerupuk daun bambu resmi berdiri. Dia pun menjadi ketua kelompok wanita Motekar klaster usaha kerupuk Daun Bambu, di kampung Tangan-Tangan RT 02, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat.

Setelah produk kerupuk daun bambunya dikenal masyarakat, Kelompok Wanita Motekar klaster usaha kerupuk daun bambu kembali mendapatkan bantuan dari BRI. Kali ini berupa peralatan produksi dengan nominal Rp 70 juta.

"Mulai dikenal, saya dapat bantuan dari BRI, berupa peralatan Rp 70 juta," jelasnya.

Berkat bantuan dari BRI, pihaknya bisa memproduksi kerupuk daun bambu lebih banyak lagi. Tak sebatas itu, kelompok usaha Ibad juga sering mendapatkan pelatihan dari BRI mengenai pengemasan produk dan pemasaran. Ke depan, Ibad berharap bisa meningkatkan produksi dan pemasaran kerupuk daun bambu kelolaannya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Lebih Ketat! Kurasi BRILIANPRENEUR 2022 Pakai Syarat ESG


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading