Ini 10 Finalis Pahlawan Digital UMKM 2022, Siapa Pemenangnya?

Entrepreneur - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
05 December 2022 15:40
Setelah mengikuti workshop dan penyelarasan program (matchmaking) dengan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) sejak Oktober lalu, 14 finalis Pahlawan Digital UMKM 2022 melakukan pitching secara virtual pada Senin, 28 November 2022. Ke-14 finalis memaparkan program-program andalan mereka di hadapan dewan kurator. Foto: Suasana pitching virtual 14 finalis Pahlawan Digital UMKM 2022 (Ist).

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah mengikuti workshop dan penyelarasan program (matchmaking) dengan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) sejak Oktober lalu, 14 finalis Pahlawan Digital UMKM 2022 melakukan pitching secara virtual pada Senin, 28 November 2022. Ke-14 finalis memaparkan program-program andalan mereka di hadapan dewan kurator.



Dewan kurator terdiri dari Staf Khusus Presiden sekaligus inisiator Pahlawan Digital UMKM Putri Tanjung, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, Staf Khusus MenKopUKM Fiki Satari, dan Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata.

Dari kantor KemenKopUKM, dewan kurator berdiskusi dan menguji para finalis selama hampir tiga jam. Dewan kurator menanyakan banyak hal terkait program bisnis yang dipaparkan para finalis.

Sebagai dewan kurator, Putri Tanjung mengatakan, durasi pitching sekitar tiga jam tak begitu terasa karena diskusi dengan para finalis inovator digital muda begitu menyenangkan. Diskusi tersebut juga membangkitkan optimisme akan masa depan Indonesia yang bakal diisi anak-anak muda yang cekatan dalam menyelesaikan masalah UMKM di Indonesia.

"Senang banget melihat bagaimana mereka punya komitmen dan inovasi untuk membantu UMKM kita. Kita lihat impact-nya juga sudah dirasakan ribuan UMKM, peternak, dan petani," kata Putri dalam keterangannya, Jumat (2/12/2022).

Putri berharap para inovator digital muda lebih berkembang, khususnya setelah mengikuti program Pahlawan Digital UMKM.

"Saya berharap mereka lebih berkembang lagi supaya bisa membantu lebih banyak lagi UMKM kita," tutur Putri.

Setelah mendengarkan dan menguji 14 finalis Pahlawan Digital UMKM 2022, dewan kurator pun memilih 10 besar Pahlawan Digital UMKM 2022.

Selanjutnya, 10 finalis terpilih akan mengikuti tahapan final pitching di depan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki serta dewan kurator dalam acara puncak pada 6 Desember mendatang.

Para pemenang nantinya akan mendapatkan hadiah menarik sampai ratusan juta rupiah. Mereka juga akan menjadi mitra KemenKopUKM dalam berbagai program digitalisasi UMKM pada 2023 untuk mempercepat pencapaian target 30 juta UMKM masuk ke ekosistem digital.

Berikut 10 finalis Pahlawan Digital UMKM 2022 yang terpilih:

1. Atur Kuliner
Platform SaaS pengelolaan manajemen bisnis kuliner yang mengintegrasikan seluruh pengelolaan dari hulu ke hilir. Aturkuliner telah membantu lebih dari 4.000 brand restoran dan pelaku usaha UMKM dalam menjalankan usaha.

2. Beli Ayam
Platform yang menghubungkan peternak ayam dan konsumen, baik dari sisi retail, B2B, hingga direct consumers. Beliayam.com juga memiliki fitur manajemen pertanian untuk mempermudah peternak mengetahui secara realtime kondisi ternak.

3. Ciptani
Agritech startup di Jambi yang berfokus membangun ekosistem berkelanjutan pada sektor pertanian yang terintegrasi untuk membantu memecahkan berbagai permasalahan pertanian dari hulu hingga hilir. Dengan aplikasi Ciptani, petani bisa mengetahui perkiraan hasil panen pada periode tertentu, memantau harga pasaran untuk menentukan harga sendiri tanpa intervensi tengkulak, hingga konsultasi dengan tenaga ahli.

4. Djoin
Startup penyedia teknologi bagi koperasi di Indonesia. Djoin berfokus pada transformasi digitalisasi koperasi yang akan menjadi motor penggerak UMKM. Selama dua tahun, Djoin telah melakukan digitalisasi lebih dari 50 koperasi di sejumlah provinsi di Indonesia, dengan 200.000 lebih anggota yang sebagian besar pelaku UMKM.

5. Iam.id
Platform yang menghubungkan influencers dan pegiat media sosial dengan para pelaku UMKM untuk meningkatkan awareness produk. Iam.id telah menjalankan 500 lebih marketing campaign UMKM dan membantu UMKM meningkatkan penjualan.

6. Mindo
Platform pesan antar asal Banyumas, Jawa Tengah, yang berfokus pada digitalisasi logistik UMKM di Kabupaten Banyumas. Dengan menyediakan layanan pesan antar, Mindo membantu meningkatkan penjualan UMKM dan meningkatkan pendapatan ojek pangkalan yang menjadi pengantar pesanan.

7. Smeshub
Platform penyedia solusi bagi UMKM yang berfokus pada digitalisasi akses pasar, pasokan, manajemen organisasi, dan distribusi/logistik. Smeshub memberikan pelatihan dan konsultasi kepada UMKM untuk mengembangkan bisnis.

8. Surplus Indonesia
Marketplace yang diciptakan khusus untuk menjual sisa-sisa makanan yang tidak terjual atau berlebih. Surplus hadir sebagai solusi dari masalah limbah makanan sekaligus membantu menambah pundi-pundi bagi para restoran UMKM. Hingga saat ini, sudah lebih dari 2.500 merchants di 11 kota di Indonesia yang terbantu oleh Surplus Indonesia.

9. Tumbasin
Platform yang membantu penjual di pasar tradisional memaksimalkan penjualan dengan menyediakan digitalisasi akses pasar. Tumbasin telah beroperasi di 15 kota di Indonesia dan membantu menghubungkan lebih dari 1.000 penjual di 100 pasar tradisional dengan konsumen.

10. Warjali (Warung Jaya Kembali)
Platform terintegrasi yang membuka akses kepada pelaku UMKM kuliner untuk mendapatkan suplai baku segar hingga akses permodalan. Warjali bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Petani untuk membantu petani mendistribusikan berbagai komoditas hasil panen ke warung-warung. Hingga saat ini Warjali telah berkolaborasi dan membantu memenuhi kebutuhan 10.000 warung nasi dengan memasok berbagai komoditas dari petani.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading