Sederet UMKM Berhasil Tembus Ekspor, Ternyata Ini Kuncinya

Entrepreneur - yun, CNBC Indonesia
16 August 2021 12:50
Shopee Indonesia terus mendorong UMKM di Indonesia salah satunya untuk bisa unjuk gigi di pasar global melalui ekspor.

Jakarta, CNBC Indonesia - Shopee terus mendorong UMKM di Indonesia salah satunya untuk bisa unjuk gigi di pasar global melalui ekspor.

Head of Government Relation Shopee Indonesia, Balques Manisang mengatakan, berdasarkan data Internal Shopee 2021, saat ini sudah ada 5 negara tujuan ekspor UMKM di Indonesia. Diantaranya adalah Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam.

"Bahkan Shopee membantu UMKM Indonesia memasarkan produk hingga ke Brasil," katanya dalam acara "Kisah Sukses Kibarkan Merah Putih di Pasar Global dengan Program Ekspor Shopee" secara Virtual, Senin (16/8/2021).


Berdasarkan data pula, ada lebih dari 500 ribu produk lokal dari Shopee yang terjual setiap harinya ke luar negeri. Targetnya Shopee bisa menjangkau lebih dari 500 ribu UMKM untuk ikut program ekspor hingga 2030.

"Fashion muslim dan pakaian wanita menjadi karya UMKM yang paling favorit di luar negeri," ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, salah satu UMKM yang bergabung di Shopee yaitu M Adzwin Perwira. Melalui merk Walts, dia menceritakan bagaimana sepak terjang menjadi bagian dari Shopee.

"Walts berdiri tahun 2015, saat Shopee ada di Indonesia 2016 langsung join. Awalnya berjualan konsinyasi titip di toko, namun saat ada Shopee akhirnya memutuskan fokus berjualan online," katanya.

Sampai saat ini penjualannya terus meningkat. Bahkan, sejak bergabung dengan Shopee sampai saat ini, pendapatannya sudah meningkat 40 kali lipat. Apalagi dengan adanya program ekspor, produk walts yaitu dompet kulit bisa dijual hingga ke luar negeri.

"Karena saya bayangkan ekspor itu susah, siapkan cukai dan lainnya, ternyata Shopee juga ada edukasinya," terangnya.

Adanya program Ekspor ini memperluas pasar dari produk Walts. Saat ini, Adzwin sedang berfikir untuk melakukan diversifikasi produk agar bisa menggaet lebih banyak pembeli.

Kemudian hadir pula Pemilik Handmnadeshoesby, Delta Hesti. Tahun 2010 adalah waktu di mana bisnisnya bermula. Saat 2016 Shopee hadir di Indonesia, dia mengaku belum bisa langsung fokus dan berjualan di Shopee.

"Saya baru join Shopee tahun 2018. Dari situ penjualan antusias dan minat masyarakat sangat besar. Tentunya bisa menambah karyawan untuk packing, sampai saat ini banyak peminat shoesby tak hanya dari Indonesia," jelasnya.

Sama halnya dengan Adzwin dia sempat memiliki banyak pertanyaan dan mengira bahwa ekspor adalah hal yang sulit. Ternyata, dengan adanya program ekspor UMKM Shopee, penjualan antar negara menjadi semakin mudah.

"Harapannya Shopee bisa ke banyak negara agar bisa kerjasama. Dengan banyaknya negara otomatis penjualan naik," pungkasnya.


(yun/yun)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading