Bos OJK: Laju Kredit Terus Ditopang UMKM

Entrepreneur - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
06 August 2021 15:36
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso Saat Konferensi Pers KSSK Triwulan III 2021. (Tangkapan Layar youtube @Kemekeu RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, saat ini pertumbuhan kredit dalam negeri ditopang oleh sektor UMKM. Sebab, kinerja kredit korporasi masih mencatatkan pertumbuhan negatif.

Ia menjelaskan, hingga akhir Juni 2021 kredit UMKM mampu tumbuh 2,35% atau tumbuh lebih tinggi dari total kredit yang tercatat 0,59% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan, kredit korporasi masih mencatatkan minus 2,02% dan kredit ritel tumbuh tipis 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Bahwa memang pertumbuhan (kredit) ini sekarang ini lebih didukung oleh UMKM," ujarnya dalam konferensi pers KSSK, Jumat (6/8/2021).

Menurutnya, pertumbuhan kredit UMKM ini utamanya ditopang oleh insentif yang diberikan oleh pemerintah. Diantaranya adalah subsidi bunga, jaminan kredit serta bantuan modal kerja.

"Inilah yang membuat bangkitnya UMKM lebih cepat dibandingkan dengan debitur besar tadi dan ini tentunya akhirnya akan memberikan spillover positif terhadap debitur-debitur besar," jelasnya.

Adapun debitur besar yang dimaksud adalah yang sangat terpengaruh oleh kebijakan pengetatan mobilitas yang dilakukan pemerintah. Di mana inilah yang membuat kredit sektor korporasi masih mencatatkan pertumbuhan negatif di akhir Juni 2021.

"Debitur-debitur besar ini termasuk yang usahanya adalah hotel berbintang, termasuk airline ya dan juga restoran-restoran, ini ada beberapa yang belum buka," jelasnya.

Oleh karenanya, ke depan OJK akan terus memantau kinerja debitur korporasi yang terdampak sekali dengan pandemi covid-19 agar bisa bangkit dan kembali melakukan kredit.

"Kami monitor secara individu debitur-debitur besar tersebut untuk bisa bangkit kembali," tegasnya.



(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading