Luhut Turun Tangan Geber UMKM 'Hijrah' ke Digital, Untuk Apa?

Entrepreneur - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
21 June 2021 11:07
Luhut Binsar Pandjaitan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan meminta untuk menambah jumlah Base Transceiver Station (BTS) di berbagai daerah. Tujuannya demi mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk berkembang.

"Kita akui, peran Kominfo, didukung Bakti dan Telkom memiliki kekuatan untuk percepatan digitalisasi di berbagai daerah dalam mendukung kebutuhan jaringan infrastruktur telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia, seperti halnya di Nusa Tenggara Timur (NTT)," ujar Luhut seperti dikutip dari laman resmi Kemenko Marves pada, Senin (21/6/21)

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa sejak Mei 2020 hingga Mei 2021 terdata telah ada 6,1 juta UMKM yang berpindah ke ekosistem digital.

"Artinya, di tahun 2021 terjadi peningkatan 2,3 juta unit UMKM yang onboarding dari 6,1 juta yang ditargetkan. Lima bulan ini kita baru mencapai sekitar 37%," papar Luhut.



Dengan data ini, dia mengingatkan agar seluruh manajer kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pelaku e-commerce dan pemerintah daerah agar fokus pada target yang ditetapkan. BBI sudah hadir di Bali, Sumatra Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, dan bulan depan di Likupang, Sulawesi Utara.

"Pelatihan (untuk UMKM) jangan hanya satu dua bulan, lakukan sepanjang tahun. Saya yakin UMKM terus tumbuh setiap hari, kawal pertumbuhan ini. Saya harap Bank Indonesia di seluruh daerah, bersama pemda dapat meningkatkan dukungan pelatihan bagi UMKM," tegas Luhut.

Dia mengatakan, pemerintah bersama BI terus mendorong UMKM untuk go digital, menggunakan sistem pembayaran QRIS, sekaligus masuk pasar e-commerce.



(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading