Harta Orang Terkaya Indonesia Setara Setoran Pajak RI Setahun

Entrepreneur - Suhendra, CNBC Indonesia
25 February 2021 15:30
Infografis/ Tajir! Laba Rp 12 T, Aset Perusahaan Duo Hartono Rp 1.113 T/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru saja diungkapkan, perusahaan milik orang terkaya di Indonesia, dua bersaudara Robert dan Bambang Hartono, PT Dwimuria Investama Andalan pada 2020 mencatatkan laba bersih senilai Rp 15,09 triliun. Berapa sih harta orang terkaya Indonesia?

Nilai ini turun dari posisi laba bersih sepanjang 2019 yang senilai Rp 15,98 triliun atau mengalami penurunan sebesar 5,52% secara tahunan (year on year/YoY).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan oleh anak usahanya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), pada periode full year 2020 terjadi peningkatan pendapatan bunga dan syariah menjadi senilai Rp 65,78 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 64,19 triliun, atau tumbuh 2,46%.


Namun terjadi penurunan tipis pada pendapatan operasional lainnya dari sebelumnya Rp 21,19 triliun dari Rp 21,32 triliun.

Pemegang saham Dwimuria adalah Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono, sehingga pemegang saham pengendali terakhir BCA adalah dua orang terkaya Indonesia ini. Komposisi saham yang dimiliki pemegang saham publik, sebesar 2,49%, juga dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan Dwimuria Investama Andalan.

Hartono Bersaudara masih berada pada puncak orang terkaya Indonesia pada akhir 2020 lalu, berdasarkan rilis daftar nama crazy rich Indonesia versi Forbes.

Total kekayaan dua bersaudara asal Kudus ini mencapai US$ 38,8 miliar atau setara dengan Rp 546,3 triliun. Asumsi kurs Rp 14.080/US$.

Kekayaannya Setara Setoran Pajak APBN Setahun

Dari segi aset, PT Dwimuria Investama Andalan pada sepanjang tahun lalu mencatat pertumbuhan menjadi Rp 1.217 triliun dibanding dengan pada akhir 2019 yang senilai Rp 1,05 triliun.
Ada peningkatan pada pos liabilitas perusahaan menjadi senilai Rp 885,29 triliun dari sebelumnya Rp 739,90 triliun.

Ekuitas juga ikut naik menjadi sebesar Rp 326,69 triliun dari sebelumnya di akhir Desember 2019 yang senilai Rp 311,36 triliun.

Manajemen BCA yang diwakili Presiden Direktur Jahja Setiaatmadja dan Direktur Vera Eve Lim menegaskan bahwa laporan keuangan Dwimuria ini merupakan bagian dari laporan keuangan BCA dan entitas anak per Desember 2020.

Sebagai informasi Pemerintah menargetkan setoran pajak atau penerimaan pajak bisa tumbuh 2,6% di 2021 sebesar Rp 1.229,6 triliun.

Pada 2020, penerimaan pajak mencapai Rp 1.198,8 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading