Wanita Ini Sukses dari Jualan Barang Bekas, Begini Tipsnya

Entrepreneur - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
02 June 2018 18:12
Dallas Wolford sukses kumpulkan duit Rp 30 juta dalam empat bulan dengan menjual barang bekas.
Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini untuk memenuhi kehidupan tidak cukup mengandalkan gaji saja. Banyak orang kini mulai memutar otak agar bisa mendapatkan uang tambahan.

Ya, sebagai manusia, kita juga perlu menikmati standar hidup yang sedikit lebih tinggi tanpa harus mengorbankan keuangan kita. Ini pula yang dilakukan oleh seorang wanita bernama Dallas Wolford yang menjual barang lamanya untuk menghasilkan pundi-pundi uang.

"Saya menyadari saya memiliki semua hal yang tidak saya perlukan. Daripada membuang pakaian lama, peralatan dapur dan gadget teknologi, dia memutuskan untuk mencoba menjualnya," kata Dallas Wolford kepada CNBC Make It.


Setelah menyelesaikan sekolah kedokteran, wanita berusia 28 tahun itu telah menghabiskan banyak uang. Dia pun  mengunduh aplikasi penjualan online dan mulai membuat daftar barang yang ingin dijual.

Bak gayung bersambut, baru menjalani bisnisnya selama 4 bulan dia mengantongi uang sebesar US$ 2.400 (Rp 30 juta). Dallas Wolford pun memberikan beberapa tips dari barang-barang yang tidak digunakan menjadi tambahan ekstra. Berikut paparannya dilansir CNBC Make It.

1. 
Jual barang-barang kecil

Keuntungan yang luar biasa dari Wolford tahun ini tidak semuanya dari penjualan tiket tapi dia juga menjual satu laptop. Serta  beberapa barang saya hanya dijual seharga US$ 10 (Rp 140 ribu). Penjualan peralatan dapur atau pakaian bisa ditambahkan dalam list penjualannya.

Katakanlah Anda menjual sesuatu seharga US$ 10 (Rp 140 ribu) setelah pengiriman dan biaya penjual, maka Anda mungkin akan memiliki US$ 6 (Rp 83 ribu) Jika Anda menjual satu barang sehari, setelah 10 hari, Anda memiliki US$ 60 (Rp 835 ribu) di akun Anda. Setelah 15 hari, Anda akan memiliki hampir US$ 100 (1,4 juta).

Bahkan jika Anda tidak menghasilkan banyak uang seperti Wolford, Anda bisa menjual barang-barang keluarga Anda yg sudah terpakai tapi layak digunakan.

2. Berikan banyak detail

Wolford telah menemukan bahwa item yang lebih mungkin terjual adalah ketika dia menyertakan deskripsi dengan detail  dan spesifik, seperti merek item tersebut. "Orang-orang ingin tahu persis apa yang mereka beli, seperti Nike, Lululemon, dan Patagonia itu terjual dengan cepat," kata dia.

3. Bersikap terbuka

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda berapa banyak barang yang sudab saya jual  secara harfiah  ada yang akan membeli ini," kata Wolford.

Dia menuturkan bahwa bersikap terbuka dalam berjualan adalah hal yang tepat. Untuk itu cobalah untuk transparan dalam barang dagangan yang Anda jual karena barang yang dianggap tidak bermakna ternyata memiliki nilai pada orang lain.

"Saya memiliki celana pendek atletik yang memiliki cat di samping dan seseorang membelinya. Saya tidak berpikir orang-orang menyadari bahwa seseorang akan menemukan nilai dalam hal-hal yang Anda tidak menemukan nilai lagi. Ditambah Anda tidak akan rugi setelah mengunggahnya," kata dia.

4. Jangan menunda

"Hal terbesar adalah hindari menunda untuk pekerjaan. Buatlah tujuan untuk menjual satu barang setiap hari, katanya. 

Dan jika Anda kesulitan mengumpulkan barang untuk dijual, cobalah mengikuti aturan dasar Wolford yakni tidak menggunakannya atau menyentuhnya dalam setahun.

"Jika Anda belum menggunakannya, menyentuhnya atau memakainya dalam setahun, Anda harus pergi. Jangan bergantung pada hal-hal karena Anda pikir Anda akan menggunakannya. Jika Anda belum menggunakannya, Anda masih tidak akan menggunakannya," kata dia.



(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading