Bahaya Besar Main HP Saat Buang Air Besar, Jangan Anggap Sepele
Jakarta, CNBC Indonesia - Kebiasaan menggunakan handphone (HP) saat buang air besar di kamar mandi berpotensi meningkatkan risiko terkena ambeien atau wasir.
Temuan ini berasal dari penelitian sekelompok dokter spesialis pencernaan dari Beth Israel Deaconess Medical Center yang mengkaji hubungan penggunaan ponsel di toilet dengan penyakit tersebut.
Di Amerika Serikat, ambeien memicu sekitar 4 juta kunjungan ke dokter setiap tahun dengan biaya pengobatan mencapai lebih dari US$800 juta atau sekitar Rp13 triliun. Penyakit ini terjadi akibat pembengkakan pembuluh darah di sekitar area anus.
Penelitian ahli pencernaan ini diawali dari pengambilan data tentang kebiasaan pasien yang melakukan pemeriksaan rutin potensi kanker dubur. Para peneliti mengumpulkan data dari 125 orang, mencakup pola gaya hidup dan kebiasaan mereka di toilet, serta melakukan pemeriksaan ambeien melalui prosedur endoskopi.
Sekitar 66% dari responden yang disurvei mengaku pernah menggunakan HP di toilet. Sebagian besar memanfaatkan waktu tersebut untuk membaca berita dan berselancar (browsing) di media sosial. Sementara itu, jumlah orang yang mengaku hampir selalu menggunakan HP setiap kali ke kamar mandi mencapai 55%.
Kebiasaan menggunakan HP di toilet ternyata tidak hanya menimbulkan risiko membawa bakteri dari kamar mandi ke kehidupan sehari-hari. Permasalahan mendasar lainnya adalah kebiasaan tersebut membuat seseorang duduk di toilet jauh lebih lama dari durasi ideal.
Sekitar 37% orang yang membawa HP ke kamar mandi menghabiskan waktu lebih dari 5 menit di toilet. Sebaliknya, hanya 7,1% dari orang yang tidak membawa HP ke toilet yang menghabiskan waktu lebih dari 5 menit di atas kloset.
Kebiasaan ini, menurut para ahli pencernaan, menimbulkan risiko ambeien karena bentuk dudukan toilet tidak menopang panggul (pelvis) dengan baik. Dampaknya, tekanan gravitasi terhadap jaringan pembuluh darah di sekitar dubur menjadi semakin kuat.
Durasi duduk yang terlalu lama di toilet, menurut penulis penelitian, memiliki hubungan yang jauh lebih erat dengan risiko wasir dibandingkan aktivitas mengejan (ngeden) saat buang air besar.
"Menggunakan HP saat di toilet dikaitkan dengan kenaikan 46% risiko terkena hemorrhoid (ambeien)," kata Trisha Pasricha, penulis senior dalam penelitian tersebut.
Ia menyarankan agar masyarakat tidak membawa HP ke kamar mandi, tidak menunda buang air besar, serta tidak duduk terlalu lama di toilet.
"Jika membutuhkan waktu lama, tanyakan kepada diri sendiri: apakah karena memang sulit buang air, atau karena tidak fokus. Bermain HP membuat seseorang sangat mudah lupa waktu karena aplikasi di dalamnya memang dirancang untuk itu," pungkas Pasricha.
(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]