Agen AI Akses Rekening Nasabah, Bank Raksasa Waswas

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
27 October 2026 08:05
Petunjuk jalan Wall Street, New York, AS. (Dok. Pexels)
Foto: Petunjuk jalan Wall Street, New York, AS. (Dok. Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - AgenAI pihak ketiga tidak sah dideteksi dalam rekening pelanggan. Bank-bank besar seperti Morgan Stanley, Bank of America, JPMorgan, hinngga Wells Fargo telah menemukan akses tidak sah tersebut.

Sumber yang dikutip Axios melaporkan beberapa agen itu mengakses secara independen dari instruksi pengguna.

Agen AI memang punya kemampuan mengakses rekening dengan izin pengguna. Namun, ini bertentangan dengan pedoman sebagian besar bank yang mewajibkan manusia masuk sendiri ke akunnya.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran para eksekutif bank. Mereka khawatir dengan upaya para agen dengan akses masuk, khususnya jika pengguna memberikan wewenang untuk melakukan pembelian hingga memindahkan dana, dikutip dari Axios, Senin (26/10/2026).

Dalam laporan yang sama menyebutkan bank-bank besar, termasuk Stanley, JPMorgan, Bank of America, dan Citi langsung bergerak cepat. Mereka disebut telah membatasi agen untuk mengakses platform.

Juru bicara JPMorgan Chase juga mengatakan pengguna tidak boleh memberikan nama dan password pada siapa pun. Sementara itu, juru bicara Morgan Stanley mengklaim pihaknya belum menemukan adanya aktivitas agen AI nakal yang mengakses platformnya.

Di sisi lain, ada beberapa bank yang membuka aksesnya hanya untuk membaca saja. Dengan begitu agenAI bisa melihat informasi keuangan tanpa bisa melakukan tindakan apapun.

Meski begitu, sejumlah eksekutif industri dan perbankan menegaskan perlunya menemukan titik tengah soal penggunaan AI. Karena baik pengguna maupun bank memiliki pandangan yang cukup berbeda.

Pelanggan punya keinginan menggunakan agen AI di masa depan. Meski bank menyadari, namun risikonya masih terlalu tinggi.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Hacker Sekali Klik, Modal Rp 90 Juta, 1.200 Website Bobol


Most Popular
Features