Lebih Parah dari Google, ChatGPT Tahu Segalanya Soal Anda

Redaksi,  CNBC Indonesia
26 October 2026 11:20
Indian flag and ChatGPT logo are seen in this illustration taken, January 22, 2025. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration
Foto: REUTERS/Dado Ruvic

Jakarta, CNBC Indonesia - Selama ini kita khawatir jejak digital dibaca raksasa teknologi untuk keperluan iklan. Namun temuan terbaru menunjukkan hal yang jauh lebih parah. Platform chat kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT kini menyusun gambaran utuh tentang kepribadian, kebiasaan, hingga kondisi batin penggunanya.

Hasilnya bukan sekadar daftar barang yang mungkin dibeli, melainkan potret psikologis pribadi yang sangat terperinci, dikutip dari Futurism Senin (26/10/2026).

Peneliti dari Jerman, India, dan Belanda meneliti riwayat percakapan puluhan pengguna ChatGPT yang diperoleh berdasarkan aturan perlindungan data Eropa. Ditemukan 2.050 catatan ingatan yang dibuat sistem dari percakapan tersebut. Sebanyak 96% catatan itu ditetapkan sendiri oleh sistem, bukan atas permintaan pengguna. Artinya, Anda tidak tahu apa yang dicatat, kapan dicatat, dana mereka memahami Anda.

Isinya bukan sekadar nama atau alamat. Sekitar 28% mengandung data pribadi sesuai standar perlindungan data ketat Eropa, dan 52% berisi penilaian psikologis tentang apa yang Anda sukai, apa yang Anda yakini, bagaimana kepribadian Anda, dan apa yang mungkin Anda pikirkan.

Peneliti menemukan sistem sering kali menarik kesimpulan yang belum tentu benar. Misalnya, saat Anda meminta rekomendasi lagu yang mirip dengan Nirvana, sistem mencatat Anda "suka Nirvana" padahal Anda tidak pernah menyatakan hal itu. Asumsi itu disimpan sebagai fakta tentang diri Anda.

"Platform dulu hanya ingin menjual iklan. Sekarang mereka berbicara langsung dengan Anda, jadi mereka ingin mengenal Anda sebaik mungkin agar percakapan terasa tepat," ujar Abhisek Dash, pemimpin penelitian. "Tidak ada batas lagi. Sistem menjadi penasihat, teman, dokter, pengacara sekaligus, sehingga ia mengetahui segalanya."

Jika sistem mengenal Anda sedemikian rupa, ia dapat menyesuaikan jawaban agar selalu menyenangkan dan membenarkan pendapat Anda. Dampaknya bukan sekadar iklan yang muncul. Hal ini dapat memperkuat pandangan yang sudah dimiliki, meneguhkan prasangka, bahkan mempolarisasi cara pandang seseorang.

Beberapa kasus sebelumnya juga menunjukkan pengguna yang menjalin hubungan emosional terlalu erat dengan kecerdasan buatan, sehingga memengaruhi kesejahteraan mental dan keputusan nyata.

Cara Mematikan Penyimpanan Ingatan & Menghapus Catatan

Pengguna sebenarnya dapat mengatur atau menonaktifkan fitur ini, namun sebagian besar tidak menyadarinya. Berikut langkah-langkahnya:

Mematikan penyimpanan ingatan:

  • Buka aplikasi atau situs ChatGPT
  • Masuk ke menu Pengaturan / Settings
  • Pilih Kustomisasi / Customize atau bagian Privasi & Keamanan
  • Cari opsi Ingat percakapan / Remember conversations atau Memori / Memory
  • Geser tombol ke posisi Mati / Off

Menghapus catatan yang sudah tersimpan:

  • Di menu yang sama, pilih Kelola ingatan / Manage memories
  • Anda dapat melihat daftar hal-hal yang diingat sistem tentang Anda
  • Pilih catatan tertentu lalu hapus, atau pilih Hapus semua ingatan / Clear all memories

Menonaktifkan riwayat percakapan secara menyeluruh:

  • Masuk ke Pengaturan, lalu Privasi
  • Pilih Kontrol data / Data controls
  • Matikan Riwayat percakapan & pelatihan / Conversation history & training

Dengan ini, percakapan tidak akan disimpan maupun dipakai untuk mengembangkan sistem. Setelah dimatikan, setiap percakapan baru akan dimulai tanpa membawa informasi dari sesi sebelumnya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Waspada Anda Dipantau 24 Jam Penuh, Begini Cara Setop Dilacak Google


Most Popular
Features