Daftar Mobil Terlaris 2026: Warga RI Mulai Lupakan LCGC Sejuta Umat
Jakarta, CNBC Indonesia - Warga Indonesia mulai meninggalkan mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC). Segmen ini menghadapi tantangan di tengah peralihan tren konsumen ke kendaraan elektrifikasi.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai perkembangan teknologi mobil listrik menjadi salah satu faktor yang membuat penjualan LCGC dan mobil konvensional mulai tertekan.
Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika mengatakan, program LCGC yang diluncurkan sekitar 2012-2014 sempat mencatatkan keberhasilan besar. Pangsa pasarnya bahkan pernah mencapai 24% dari total penjualan mobil nasional.
Namun, tren kendaraan listrik yang terus meningkat mulai mengubah pilihan konsumen. Menurut Putu, kondisi ini menjadi tantangan bagi industri untuk mempertahankan segmen pembeli mobil pertama di Indonesia.
"Memang LCGC waktu kita launching sekitar tahun 2012-2014 itu cukup berhasil. Itu program pemerintah yang sangat sukses sampai market share-nya mencapai 24% dari total penjualan mobil. Tapi sekarang karena sudah ada teknologi lain yaitu Electric Vehicle (EV), tren kendaraan listrik memang naik. Itulah salah satu penyebab turunnya LCGC dan mobil konvensional lainnya," ujar Putu, dikutip Minggu (25/10/2026).
Raja jalanan RI
Tercatat BYD Atto 1 memimpin persaingan pasar mobil di Indonesia setelah membukukan penjualan tertinggi pada September 2026, mengungguli berbagai model mobil listrik maupun mobil bensin.
Berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi BYD Atto 1 dari pabrik ke diler mencapai 4.840 unit sepanjang September 2026. Capaian tersebut menempatkannya di posisi pertama, unggul cukup jauh dari para pesaingnya.
Jaecoo J5 EV berada di peringkat kedua dengan penjualan 3.276 unit. Dengan demikian, terdapat selisih 1.564 unit antara kedua model tersebut. Sementara itu, Geely EX2 menempati posisi ketiga setelah membukukan penjualan sebanyak 1.890 unit.
Jarak penjualan ketiga model teratas dengan pesaing lainnya menunjukkan bahwa persaingan mobil listrik tidak berlangsung merata di semua lini. BYD Atto 1 memimpin dengan keunggulan cukup besar, sedangkan Jaecoo J5 EV dan Geely EX2 membayangi di posisi berikutnya.
Di luar tiga besar, Wuling Aira EV menempati posisi keempat dengan penjualan 855 unit. MG S5 EV menyusul di urutan kelima dengan 661 unit, sedangkan iCAUR V23 berada di posisi keenam setelah mencatatkan penjualan sebanyak 500 unit.
Wuling Binguo EV berada di peringkat ketujuh dengan 430 unit. Di bawahnya, BYD M6 versi mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) membukukan penjualan 379 unit. VinFast VF 3 menempel ketat dengan 374 unit, hanya berselisih lima unit dari BYD M6 BEV.
Geely EX5 melengkapi daftar 10 besar dengan penjualan 353 unit. Meski berada di posisi kesepuluh, model ini masih bersaing dengan sejumlah kendaraan listrik lain yang memiliki karakter dan segmen pasar berbeda.
Jika diperluas ke 20 besar, persaingan semakin beragam. Wuling Darion EV mencatatkan penjualan 287 unit, diikuti XPENG X9 sebanyak 252 unit dan VinFast VF e34/Nerio Green dengan 224 unit. XPENG G6 menyusul dengan 202 unit.
Selanjutnya, AION V mencatatkan penjualan 188 unit, sedangkan AION UT membukukan 131 unit. VinFast Limo Green terjual sebanyak 118 unit, disusul Wuling Cloud EV dengan 87 unit. BYD Atto 3 mencatatkan 84 unit, sementara Chery J6T menutup daftar 20 besar dengan penjualan 76 unit.
Dari sisi merek, BYD menempatkan tiga model dalam daftar 20 besar, yakni Atto 1, M6 BEV, dan Atto 3. Wuling memiliki empat model melalui Aira EV, Binguo EV, Darion EV, dan Cloud EV. Sementara itu, Geely dan VinFast masing-masing memiliki dua dan tiga model dalam daftar tersebut, termasuk kendaraan yang dipasarkan dengan nama berbeda untuk segmen tertentu.
Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa pasar mobil listrik Indonesia tidak hanya diisi oleh satu atau dua pemain. Berbagai merek hadir dengan pilihan kendaraan yang berbeda, mulai dari mobil berukuran ringkas untuk penggunaan perkotaan hingga kendaraan yang menyasar kebutuhan keluarga dan segmen premium.
Meski demikian, angka wholesales belum sepenuhnya menggambarkan jumlah kendaraan yang dibeli konsumen akhir karena data tersebut mengukur pengiriman dari pabrikan ke diler. Perbedaan strategi distribusi, ketersediaan stok, harga, dan pilihan model dapat memengaruhi angka yang tercatat setiap bulan.
Pergerakan penjualan pada bulan berikutnya akan menjadi ujian bagi para produsen untuk mempertahankan posisi mereka. BYD Atto 1 masih memimpin pada September 2026, tetapi persaingan di pasar kendaraan listrik diperkirakan tetap menarik untuk dicermati seiring semakin banyaknya pilihan bagi konsumen Indonesia.
Daftar 20 Mobil Listrik Terlaris di Indonesia September 2026
1. BYD Atto 14.840 unit
2. Jaecoo J5 EV 3.276 unit
3. Geely EX2 1.890 unit
4. Wuling Aira EV 855 unit
5. MG S5 EV 661 unit
6. iCAUR V23 500 unit
7. Wuling Binguo EV 430 unit
8. BYD M6 (BEV) 379 unit
9. VinFast VF 3 374 unit
10. Geely EX5 353 unit
11. Wuling Darion EV 287 unit
12. XPENG X9 252 unit
13. VinFast VF e34/Nerio Green 224 unit
14. XPENG G6 202 unit
15. AION V 188 unit
16. AION UT 131 unit
17. VinFast Limo Green 118 unit
18. Wuling Cloud EV 87 unit
19. BYD Atto 3 84 unit
20. Chery J6T 76 unit
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]