Perbedaan iPhone 17 Pro vs iPhone 18 Pro, Layak Upgrade?

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
12 October 2026 16:00
Kolase iPhone 17 Pro dan iPhone 18 Pro. (Dok. apple)
Foto: Kolase iPhone 17 Pro dan iPhone 18 Pro. (Dok. apple)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple membawa sejumlah peningkatan signifikan pada iPhone 18 Pro dibandingkan pendahulunya, iPhone 17 Pro. Perubahan tersebut mencakup pembaruan kamera utama, penggunaan chip A20 Pro, sistem pendingin yang lebih besar, hingga dukungan pengisian daya yang lebih cepat.

Namun, berbagai peningkatan tersebut dibarengi dengan kenaikan harga. Di Indonesia, iPhone 18 Pro dibanderol mulai dari Rp27.499.000 untuk varian penyimpanan 256 GB, sedangkan iPhone 17 Pro dihargai Rp23.749.000 untuk kapasitas yang sama.

Mengutip Gizmochina, secara tampilan fisik kedua ponsel ini terlihat hampir identik. Perbedaan paling mudah dikenali terletak pada pilihan warna baru serta ukuran Dynamic Island yang lebih kecil. Kendati demikian, Apple menyematkan banyak perombakan pada komponen internal yang memengaruhi kemampuan kamera, performa, dan daya tahan perangkat.

Lantas, apakah peningkatan tersebut sepadan dengan kenaikan harganya? Berikut perbandingan lengkap antara iPhone 17 Pro dan iPhone 18 Pro.

1. Kamera

Perubahan terbesar pada iPhone 18 Pro terletak pada sektor kamera utama. Sejak era iPhone 14 Pro hingga iPhone 17 Pro, Apple konsisten menggunakan bukaan lensa tetap (fixed aperture) f/1.78.

Pada iPhone 18 Pro, Apple untuk pertama kalinya memperkenalkan kamera utama beresolusi 48 MP Fusion dengan bukaan mekanis (mechanical aperture) yang dapat menyesuaikan diri dari f/1.48 hingga f/4 menggunakan enam bilah yang dipotong dengan laser.

Pengguna dapat membiarkan aplikasi Kamera menentukan bukaan lensa secara otomatis atau memilih satu dari empat pengaturan manual yang tersedia. Apple juga menambahkan kontrol manual untuk bukaan lensa, kecepatan rana (shutter speed), pengaturan white balance, hingga histogram.

  • Bukaan f/1.48 mampu menangkap cahaya sekitar 45% lebih banyak dibandingkan lensa f/1.78 pada generasi sebelumnya. Kemampuan ini sangat membantu pengambilan gambar di lingkungan minim cahaya sekaligus menghasilkan efek latar belakang (bokeh) yang lebih buram pada foto potret.

  • Sebaliknya, bukaan f/4 membuat lebih banyak area dalam gambar tetap fokus. Pengaturan ini sangat berguna untuk memotret lanskap, foto grup, serta objek di bawah terik matahari. Pada iPhone 17 Pro, sebagian efek serupa masih mengandalkan pemrosesan perangkat lunak.

Selain itu, Apple menyematkan fitur Smart Focus untuk melacak subjek selama pemotretan, mode malam (Night Mode) yang bekerja lebih cepat, efek sinematik hingga 60 frame per second (fps), serta kemampuan merekam video time-lapse 4K Dolby Vision HDR. Ada pula fitur Apple Reference Image yang menyimpan foto asli beserta data verifikasi untuk memastikan keaslian gambar bukan hasil manipulasi AI.

Meski demikian, tidak ada perubahan masif pada kamera ultrawide dan kamera depan. Kamera telefoto juga masih mempertahankan opsi zoom optik 4x dan 8x yang sudah ada pada iPhone 17 Pro.

2. Performa

iPhone 18 Pro dipersenjatai chip A20 Pro yang dibangun di atas proses fabrikasi 2 nanometer (nm), sedangkan iPhone 17 Pro mengandalkan chip A19 Pro berproses 3 nm.

Meskipun sama-sama dibekali RAM 12 GB, chip A20 Pro menggabungkan CPU enam inti dengan GPU tujuh inti. Apple mengklaim GPU generasi terbaru ini menawarkan performa hingga 40% lebih cepat dibandingkan pendahulunya, sementara bandwidth memori melonjak hingga 50%.

A20 Pro juga dilengkapi dua Neural Engine 16 inti yang menggandakan kapasitas pemrosesan AI secara lokal di perangkat, termasuk untuk mendukung Siri AI generasi terbaru.

Untuk meredam panas, Apple memperbarui sistem pendinginnya. Jika iPhone 17 Pro menggunakan vapor chamber biasa, iPhone 18 Pro mengusung desain baru yang terhubung langsung ke chip dengan luas permukaan tiga kali lipat lebih besar. Hal ini diklaim mampu meningkatkan performa berkelanjutan (sustained performance) hingga 40%.

Peningkatan ini sangat bermanfaat untuk aktivitas berat berdurasi panjang seperti bermain game kelas berat, ekspor video 4K, dan pemrosesan AI intensif tanpa membuat ponsel cepat lag akibat panas (thermal throttling). Kendati demikian, untuk penggunaan harian ringan, perbedaan performa ini mungkin tidak terlalu signifikan karena A19 Pro di iPhone 17 Pro sudah sangat bertenaga.

3. Baterai dan Pengisian Daya

Apple mengklaim iPhone 17 Pro mampu memutar video hingga 33 jam. Angka tersebut meningkat pada iPhone 18 Pro versi khusus eSIM yang diklaim sanggup mencapai durasi pemutaran video hingga 36 jam.

Ponsel baru ini juga mendukung pengisian daya yang lebih ngebut. Menggunakan adaptor 40 watt, baterai iPhone 18 Pro dapat terisi hingga 50% dalam waktu sekitar 15 menit (dibandingkan sekitar 20 menit pada iPhone 17 Pro).

Sebagai catatan, klaim baterai 36 jam tersebut berlaku untuk varian khusus eSIM yang dipasarkan di Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Meksiko, dan sejumlah negara lain. Selain itu, hadir pula modem C2 yang mengonsumsi daya 15% lebih hemat serta chip nirkabel N1 yang mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread.

4. Desain dan Layar

Dari segi tampilan luar, perbedaan fisik keduanya tergolong minim. Keduanya sama-sama menggunakan panel OLED berukuran 6,3 inci dengan teknologi ProMotion 120 Hz, tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit, serta bodi aluminium unibody.

iPhone 18 Pro memiliki bobot 211 gram (sedikit lebih berat dari iPhone 17 Pro yang seberat 206 gram). Dimensi keseluruhannya pun hampir identik, sehingga casing iPhone 17 Pro masih bisa digunakan di model terbaru ini.

Perubahan visual yang paling kentara meliputi:

  • Ukuran Dynamic Island yang lebih kecil dan kini mampu menampilkan hingga tiga Live Activities sekaligus.

  • Kamera Face ID yang dipindahkan ke bawah layar di bagian kiri atas.

  • Desain panel kaca belakang dengan warna yang senada secara utuh dengan modul kamera.

  • Pilihan warna baru: Black, Silver, Glacier, dan Burgundy (warna Cosmic Orange dari tahun lalu ditiadakan).

  • Kehadiran opsi kapasitas penyimpanan raksasa baru, yakni 2 TB.

5. iOS 27 dan Siri AI

iPhone 18 Pro langsung menjalankan sistem operasi iOS 27 dan generasi terbaru Apple Intelligence. Namun, sistem operasi ini sebenarnya bukan alasan utama untuk buru-buru upgrade, mengingat iOS 27 juga tersedia sebagai pembaruan gratis bagi pengguna iPhone 17 Pro.

Kendati demikian, Neural Engine dan bandwidth memori yang lebih besar pada A20 Pro membuat iPhone 18 Pro jauh lebih siap dan optimal dalam menangani fitur-fitur AI kompleks di masa depan secara langsung di perangkat (on-device).

Kesimpulan: Layak Upgrade?

Dengan selisih harga jutaan rupiah, iPhone 18 Pro menawarkan sejumlah peningkatan menarik seperti kamera bukaan variabel, chip A20 Pro yang sangat bertenaga, sistem pendingin jauh lebih baik, serta pengisian daya lebih cepat.

Namun, jika Anda sudah menggunakan iPhone 17 Pro dengan mulus dan merasa fitur-fitur di atas belum terlalu mendesak untuk kebutuhan harian Anda, mempertahankan ponsel lama atau menunggu penawaran harga khusus (price drop) untuk iPhone 17 Pro bisa menjadi opsi yang lebih bijak.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Dirilis, Cek Harga dan Spesifikasinya


Most Popular
Features