Bukan Nvidia, Perusahaan Ini Cuan Besar Berkat AI Buatan Meta

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
12 October 2026 10:55
CEO AMD, Lisa Su. (X/@LisaSu)
Foto: CEO AMD, Lisa Su. (X/@LisaSu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Advanced Micro Devices (AMD) jadi salah satu perusahaan yang sahamnya meroket selama tahun ini. Salah satunya terjadi usai Meta merilis agen AI, Muse.

Muse yang dirilis baru-baru ini menggunakan komputer bertenaga AMD. Tak hanya itu, Dots milik OpenAI juga berjalan di komputer virtual yang ditenagai CPU bermerek EPYC dari perusahana yang sama.

Saham AMD sendiri telah meningkat selama sebulan terakhir yang bisa membuat sektor CPU menjadi bagian penting dalam era AI generatif. CNBC Internasional mencatat lonjakannya mencapai 32% selama periode itu, sementara pada Selasa kemarin (6/10/2026) meningkat hampir 3% ke level terbaru US$649,42.

"Seiring makin banyaknya agen yang dibuat dan dikembangkan, semakin banyak orang menggunakannya untuk lebih banyak tugas, ini akan mulai menggeser beban kerja dari GPU ke CPU," kata presiden Signal65, Ryan Shrout, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (12/10/2026).

Tak hanya AMD, capaian positif juga didapatkan Intel. Sebulan terakhir, sahamnya meningkat hingga 21%.

CPU buatan Intel dan AMD memang banyak digunakan oleh banyak perusahaan. Selain Meta, adapula Amazon, Google hingga Microsoft yang menjaid klaim keduanya.

Namun setiap penyedia layanan cloud utama juga mengembangkan chip khusus milik sendiri yang biasanya berbasis Arm.

Sementara Meta dan OpenAI juga membuka kesempatan produknya bisa digunakan oleh jenis CPU apapun yang tersedia. Juru bicara Meta mengatakan pihaknya tidak bergantung pada CPU tertentu.

"Kami menerapkan pendekatan yang beraham pada perangkat keras kami dan tidak bergantung pada CPU tertentu, memberikan kami fleksibilitas terbesar dalam memperoleh kapasitas," kata juru bicara Meta.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Kiamat HP Makin Dekat, Bos Instagram-WhatsApp Ungkap Penggantinya


Most Popular
Features