Telkomsel Cari Pengusaha yang Punya Bisnis AI, Mau Dikasih Modal

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
08 October 2026 18:30
Telkomsel membawa tema AI-Powered Innovations, memprioritaskan para technopreneur yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi artificial intelligence (AI) untuk menciptakan manfaat nyata dan berkelanjutan. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi)
Foto: CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi

Jakarta, CNBC Indonesia - Telkomsel kembali menggelar program NextDev untuk ke-12 kalinya sebagai wadah pengembangan startup digital Indonesia.

Tahun ini, Telkomsel membawa tema AI-Powered Innovations, memprioritaskan para technopreneur yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi artificial intelligence (AI) untuk menciptakan manfaat nyata dan berkelanjutan.

GM Corporate Social Responsibility Telkomsel Andry P. Santoso mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen Telkomsel untuk ikut mendorong pertumbuhan industri digital Indonesia.

"Kalau bicara program sebenarnya cukup lama, satu dekade lebih kita jalanin. Program ini lebih kepada bagaimana komitmen Telkomsel sebagai digital telco company bisa membantu industri digital Indonesia," ujar Andry kepada media saat Kick-off Next Dev ke-12 di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

"Next Dev sebenarnya lebih kepada the impact incubator bagaimana kita membuat satu bisnis, satu rangkaian kegiatan yang di dalamnya juga melibatkan ekosistem digital Telkomsel," imbuhnya.

Telkomsel juga terus melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap program tersebut. Salah satu fokusnya adalah memperkuat fundamental bisnis startup agar mampu bertahan di tengah dinamika industri.

"Karena kita believe, sejalan dengan beberapa evaluasi yang kita jalankan, sebenarnya beberapa hal yang memang kita lakukan untuk diimprove lagi terkait dengan fundamental dari startup sendiri," kata Andry.

Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, Telkomsel mulai mengarahkan NextDev pada pemanfaatan AI untuk mendukung bisnis startup.

"Sejalan waktu kita merubah itu, fundamental kita bagusin. Dan 2-3 tahun ini kita lari ke bagaimana AI bisa berperan dalam bisnis startup yang memang teman-teman lakukan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan, Telkomsel mulai memasukkan unsur AI ke dalam NextDev sejak dua tahun lalu. Tahun ini, penggunaan AI semakin diperkuat melalui tema AI-Powered Innovations.

"Jadi mulai 2 tahun lalu tuh kita sudah inject AI, makanya sekarang dengan tema AI power innovations. Jadi apapun inovasinya, akan aja injection AI capability di situ ya," kata Fahmi.

NextDev ke-12 akan berlangsung dalam tiga tahap, yakni Scouting, Academy, dan Summit. Pada tahap Scouting, Telkomsel akan mengkurasi startup dengan memprioritaskan solusi yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi AI.

Penilaian mencakup performa bisnis, dampak, keunikan inovasi, serta kualitas dan kesiapan technopreneurs. Sebanyak 20 technopreneurs terpilih akan mengikuti proses validasi dan pitching. Selanjutnya, Telkomsel akan memilih 10 peserta untuk mengikuti NextDev Academy.

Para peserta akan mendapatkan pendampingan dari mentor di bidang teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas.

Pendampingan tersebut diarahkan untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, memperkuat model bisnis, meningkatkan operasional, dan menciptakan nilai tambah melalui AI.

Pada penyelenggaraan ke-12 ini, Telkomsel juga akan menggelar rangkaian kegiatan di sejumlah kota. Setelah kick-off, kegiatan akan berlanjut di Makassar, Bali, dan Batam, serta melibatkan komunitas di Yogyakarta dan Bandung.

Bagi yang ingin mendaftarkan solusi digitalnya mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026 melalui website NextDev. Solusi yang didaftarkan harus memiliki relevansi terhadap masalah, potensi dampak, keunikan inovasi, serta fondasi bisnis untuk berkembang.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Telkomsel Buka Suara Soal Putusan MK Terkait Kuota Internet


Most Popular
Features