Investor Grab dan GoTo Meeting dengan Prabowo, Rosan Ungkap Hasilnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Pertemuan antara CEO SoftBank Masayoshi Son dengan Presiden Prabowo Subianto menghasilkan kesepakatan penting terkait fondasi pembangunan nasional ke depan. Digital dan energi disepakati sebagai dua pilar utama yang akan memperkuat langkah industrialisasi Indonesia.
Lewat akun Instagram resminya, Menteri Investasi dan CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkap sebuah pertemuan online yang dihadiri oleh Prabowo dan Son.
"Dalam rapat bersama pendiri sekaligus CEO SoftBank Group, Masayoshi Son, saya mendampingi Bapak Presiden @prabowo membahas peluang pengembangan kedua sektor ini untuk memperkuat kapasitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," tulisnya di caption unggahannya di Instagram.
Dalam video di Instagram, tampak Rosan menggunakan komputer tabletnya mengikuti sebuah meeting online di kantor Danantara. Suara Prabowo terdengar mengajak Son untuk ikut memberikan nilai tambah pada perekonomian Indonesia.
Son adalah warga Jepang keturunan Korea yang terkenal sebagai investor kelas kakap di sektor digital. Dana kelolaan terbesar Son adalah SoftBank Vision Fund I dan II yang masing-masing bernilai lebih dari US$ 100 miliar.
SoftBank juga aktif berinvestasi di Indonesia, termasuk ke Tokopedia, yang kemudian bergabung dengan Gojek menjadi GoTo. Grab yang beroperasi di Indonesia lewat Grab Indonesia juga memiliki SoftBank sebagai salah satu pemegang sahamnya.
Pertemuan online yang dihadiri Rosan, Son, dan Prabowo menegaskan komitmen untuk memperkuat ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem digital yang inklusif sekaligus ketahanan energi yang berkelanjutan.
"Digital dan energi akan menjadi fondasi penting bagi industrialisasi Indonesia," tulis Rosan.
Rosan juga menekankan bahwa setiap peluang dan ruang dialog yang menyangkut masa depan Indonesia harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Yang kita cari bukan sekadar modal dan teknologi. Kita ingin membangun kapasitas, memperkuat industri, dan menciptakan ekosistem yang mampu tumbuh dalam jangka panjang. Indonesia siap menangkap peluang dari ekonomi masa depan dan memastikan manfaatnya semakin besar bagi perekonomian nasional," kata Rosan.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]