Maling Truk Dikira Isi Chip Jutaan Dolar, Ternyata Pasir

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
01 October 2026 15:40
FILE PHOTO: Semiconductor chips are seen on a circuit board of a computer in this illustration picture taken February 25, 2022. REUTERS/Florence Lo/Illustration/File Photo
Foto: REUTERS/Florence Lo

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak dua trailer milik PlusAI dicuri dari gudang perusahaan. Pencuri membobol gudang pengembang truk otonom PlusAI di Fremont, California, dan membawa kabur trailer yang ada logo Nvidia.

Alih-alih membawa pulang chip berharga, mereka justru mendapatkan sekitar 18,1 ton pasir.

PlusAI diketahui bekerja sama dengan Nvidia dalam pengembangan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) dan teknologi kendaraan otonom.

Pelaku menggunakan traktor untuk menarik trailer keluar dari gudang. Namun, mereka meninggalkan trailer tersebut sekitar 800 meter dari lokasi sebelum melarikan diri.

Setelah diperiksa, trailer ternyata berisi sekitar 40.000 pound atau 18,1 ton pasir. Pasir tersebut bukan barang komersial, melainkan kargo penelitian yang digunakan sebagai pemberat untuk menguji kemampuan angkut truk otonom, demikian dikutip dari laman Asia Business Daily, Kamis (1/10/2026).

Trailer kemudian ditemukan kembali dengan seluruh pasir masih berada di dalamnya. Polisi kini memburu para pelaku.

Perusahaan menduga pencuri mengira trailer tersebut membawa peralatan AI bernilai tinggi setelah melihat logo Nvidia dan PlusAI. Dugaan itu muncul di tengah maraknya pencurian kargo yang menyasar server dan perangkat jaringan untuk pembangunan pusat data AI di AS.

Wired melaporkan pencurian terorganisir terhadap truk yang mengangkut peralatan pusat data AI meningkat. Dalam sejumlah kasus, pelaku bahkan dilaporkan sengaja menabrakkan kendaraan pengawal untuk mengganggu pengamanan sebelum mengambil kargo.

Sebelumnya, pencurian juga menyasar puluhan ribu kabel transceiver optik dan modul switch jaringan pada April. Pada Mei, kargo senilai sekitar US$4 juta, termasuk peralatan pendingin pusat data, ditemukan di California.

Sebulan kemudian, California Highway Patrol menemukan barang curian senilai sekitar US$2,2 juta, termasuk delapan palet server yang ditujukan untuk Meta.

Biro Investigasi Federal AS (FBI) memperingatkan bahwa pencurian kargo kini tidak hanya mengandalkan pembobolan fisik, tetapi juga modus seperti menyamar sebagai perusahaan transportasi atau broker pengiriman.

FBI memperkirakan kerugian akibat pencurian kargo di AS dan Kanada mencapai sekitar US$725 juta pada 2025, naik 60% dari tahun sebelumnya. Rata-rata kerugian per kasus juga meningkat 36%.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article AS Kebobolan China, Trump Buru-Buru Lakukan Ini


Most Popular
Features