Video: Cara Pindar Manfaatkan Data & AI Tebar Kredit ke Warga Desa
Jakarta, CNBC Indonesia- Perkembangan ekonomi digital yang terus meningkat turut mendorong pertumbuhan bisnis sektor P2P Lending atau pinjaman daring (Pindar). Otoritas Jasa Keuangan mencatat pinjaman daring UMKM mencapai Rp 35,12 Triliun atau tumbuh 23,25% (yoy) per Juni 2026.
Chief Executive Officer & President Director Samir (PT Sahabat Mikro Fintek), Handy Juniandri mengungkapkan besarnya peluang pasar digital di Indonesia mengingat adanya gap penyaluran kredit hingga Rp 1.650 triliun yang belum bisa dipenuhi oleh perbankan nasional.
Guna memenuhi kebutuhan pembiayaan hingga ke masyarakat unbanked ini maka Fintech P2P Lending hadir untuk mengisi gap dan menyalurkan kredit hingga ke lapisan masyarakat Bawah. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit pindar yang mencapai 23%.
Seperti apa eran pindar memperluas akses permodalan di era ekonomi digital? Seperti apa pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dalam penyaluran pinjaman pindar? Selengkapnya simak ulasan Shafinaz Nachiar dengan Chief Executive Officer & President Director Samir (PT Sahabat Mikro Fintek), Handy Juniandridalam Profit, CNBC Indonesia (Rabu, 02/09/2026)