Jangan Kaget, Ternyata Burung Juga Masturbasi-Waspada Jika Terjadi Ini

Tommy Patrio Sorongan,  CNBC Indonesia
01 August 2026 19:15
Ilustrasi (Photo by Orijit Chatterjee on Unsplash)
Foto: Ilustrasi (Photo by Orijit Chatterjee on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti mengungkap, aktivitas masturbasi pada burung merupakan perilaku seksual alami yang telah ada sejak lama dalam sejarah evolusi unggas. Temuan ini sekaligus meluruskan salah kaprah di kalangan pemilik burung maupun komunitas pencinta burung yang kerap menganggap perilaku tersebut sebagai gangguan kesehatan atau dampak stres.

Mengutip artikel hasil penelitian judul "Kincau mania jangan panik, burung bermasturbasi itu sangat wajar" yang diterbitkan di The Conversation, Sabtu (25/07/2026), para ilmuwan meneliti 120 spesies burung dari 22 kelompok utama melalui data publikasi ilmiah, laporan daring, forum komunitas, hingga survei ahli. Hasil studi menunjukkan bahwa aktivitas masturbasi justru lebih umum ditemukan pada burung di alam liar serta burung yang dibesarkan oleh induknya sendiri dibandingkan dengan burung di penangkaran.

Praktik pemeliharaan tradisional selama ini kerap menganggap masturbasi pada burung peliharaan (terutama burung bayan) sebagai dampak negatif dari kondisi lingkungan yang buruk. Akibatnya, tak sedikit pemilik burung yang berupaya mencegah aktivitas tersebut melalui hukuman, perubahan pola makan, pemberian obat-obatan, hingga tindakan operasi.

"Masturbasi pada burung bukan perilaku yang tidak wajar ataupun dampak negatif dari penangkaran. Temuan kami menunjukkan pentingnya untuk tidak mencegah burung melakukan masturbasi," tulis para peneliti, Chloe Heys, Kevin Arbuckle, dan Mathila Brindle dalam studinya.

Fungsi Reproduksi dan Bentuk Perilaku Masturbasi pada Burung

Riset tersebut menemukan bahwa masturbasi dilakukan oleh burung jantan maupun betina di berbagai kelompok usia, terutama pada spesies yang memiliki sistem perkawinan dengan banyak pasangan. Pada burung jantan, aktivitas ini berfungsi membuang sperma lama sehingga tersisa sperma baru berkualitas lebih baik untuk pembuahan, sedangkan pada betina berfungsi meningkatkan gairah seksual saat proses kawin.

Secara visual, burung melakukan masturbasi dengan cara menggorsokkan kloaka (lubang saluran pembuangan sekaligus reproduksi) ke berbagai benda seperti dahan, ranting, atau mainan. Aktivitas ini umumnya disertai dengan kepakan sayap yang intens serta suara-suara tertentu yang menunjukkan kepuasan.

Meski masturbasi merupakan hal yang wajar, para peneliti mengingatkan, kasus ekstrem seperti masturbasi yang dilakukan secara terus-menerus tetap perlu diwaspadai. Kondisi berlebihan tersebut dapat menjadi indikasi adanya masalah kesehatan atau kesalahan dalam metode pemeliharaan.

Para ilmuwan berharap penelitian lanjutan mengenai kepuasan seksual dan perilaku alami ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan hewan. Pemahaman baru ini juga diharapkan dapat membantu efektivitas program perkembangbiakan burung di penangkaran.

(dce) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Sploot Posisi Ampuh Hewan Saat Panas Mendidih, Manusia Bisa Tiru?


Most Popular
Features