Paus 4 Minggu Terjebak Tak Bisa Pulang, Dua Miliarder Turun Tangan

Redaksi,  CNBC Indonesia
29 April 2026 18:30
paus bungkuk yang terdampar masuk ke dalam tongkang selama upaya penyelamatan yang diorganisir oleh inisiatif swasta di perairan dangkal Laut Baltik di lepas pantai pulau Poel, dekat Wismar, Jerman, Selasa (28/4/2026). (NonstopNews/Schwarck via REUTE
Foto: paus bungkuk yang terdampar masuk ke dalam tongkang selama upaya penyelamatan yang diorganisir oleh inisiatif swasta di perairan dangkal Laut Baltik di lepas pantai pulau Poel, dekat Wismar, Jerman, Selasa (28/4/2026). (NonstopNews/Schwarck via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Paus bungkuk yang diberi nama "Timmy" oleh warga Jerman memulai perjalanan menumpang kapal tongkang menuju Laut Utara. Timmy sudah empat pekan terjebak di perairan Laut Baltik setelah terdampar di pantai selatan Jerman.

Misi mengangkut Timmy menumpang kapal tongkang dibiayai oleh dua miliarder yang tidak ingin mengungkapkan namanya. Salah satunya disebut punya kaitan dengan jaringan toko elektronik MediaMarkt.

Timmy berhasil diarahkan untuk memasuki kapal tongkang yang diisi oleh air pada Selasa sore waktu setempat. Mamalia itu menyemburkan air saat memasuki tongkang. Salah satu orang yang menyaksikannya berteori, "Itu caranya berterima kasih," seperti dikutip The Guardian.

Pada tahap berikutnya, tongkang yang biasanya digunakan untuk membawa kapal tersebut akan ditarik menuju Laut Utara. Jika Timmy dinilai cukup sehat, tim akan melepasnya agar ia bisa berenang menuju Samudra Atlantik dilengkapi dengan pelacak.

Timmy terdampar di Pantai Timmendorfer sekitar sebulan lalu. Paus padahal biasanya menghindari perairan di sekitar Baltik karena wilayahnya yang dangkal dan kandungan garam yang rendah. Ilmuwan menduga Timmy sakit atau bingung arah.

Selama berhari-hari, warga sekitar membantunya bertahan dengan menyemprotkan air. Luka lecet di kulitnya diobati dengan olesan zinc.

Ilmuwan dari museum kelautan setempat sebetulnya menentang upaya penyelamatan tersebut. Mereka menilai metode itu membuat Timmy makin stres dan berisiko menyebabkan cedera. 

"Kesempatan operasi penyelamatan sukses sangat tipis karena kondisi kesehatan yang buruk," kata para ahli di museum.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ilmuwan Temukan Sumber Bencana Mematikan, Mamalia Terancam


Most Popular
Features