Investor Startup Milik Telkom Disebut Mau Dijual, Ini Kata Manajemen
Jakarta, CNBC Indonesia - Telkom melalui TelkomMetra dikabarkan akan MDI Ventures, perusahaan investasi startup milik perseroan. Kabar ini muncul sejalan dengan proses perampingan jumlah anak usaha yang dilakukan TelkomGroup.
Empat orang sumber yang dikutip CNBC Internasional mengatakan proses ini masih dalam tahap awal. Keputusan akhir juga belum dibuat oleh pihak perusahaan.
Dua orang sumber mengatakan TelkomMetra juga telah menyewa Jefferies, sebagai penasihat dalam kesepakatan tersebut.
Sementara itu, surat yang dikeluarkan MDI dan dikirimkan ke setidaknya satu perusahaan portofolio TelkomMetra juga menyebutkan terkait informasi tersebut. Disebutkan TelkomMetra tenagh mengevaluasi sejumlah alternatif tindakan korporasi, temasuk opsi untuk menjual.
Surat itu juga meminta pendapat para pemangku kepentingan mengenai proses dengan paling lambat pada 17 Juli 2026.
Sebagai informasi, MDI Ventures adalah salah satu perusahaan modal ventura terbesar di Indonesia. Perusahan dilaporkan mengelola aset (AUM) senilai US$830 juta (Rp 15 triliun).
Modal investor institusional yang dikelola MDIÂ termasuk berasal dari entitas atas Korea Selatan, Singapura, hingga Norwegia. MDI juga memiliki lebih dari 80 perusahaan dalam portofolionya.
Telkom telah angkat bicara soal kabar rencana penjualan MDI Ventures oleh TelkomMetra. Pihak Telkom Group mengatakan tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut.
Jika ada informasi lanjutan bersifat material, perseroan akan menyampaikannya melalui mekanisme keterbukaan informasi dan kanal resmi.
"Saat ini, Perseroan belum dapat memberikan informasi maupun komentar lebih lanjut terkait hal tersebut. Apabila terdapat informasi atau aksi korporasi yang bersifat material, Perseroan akan menyampaikannya melalui mekanisme keterbukaan informasi dan saluran resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Ahmad Reza, SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom kepada CNBC Indonesia, Jumat (31/7/2026).
Dia mengatakan Telkom selalu melakukan evaluasi pada portofolio bisnisnya. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat fokus bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang.
"Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi TelkomGroup untuk memperkuat fokus bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang," jelas Reza.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]