Kebohongan Baru Elon Musk, Dampaknya Tak Main-Main
Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk tak bisa memenuhi ambisinya yang dia ucapkan sendiri soal Tesla tahun lalu. Peluncuran robotaxi yang diinginkan tak sesuai harapan dan mungkin juga berdampak pada merosotnya saham Tesla.
Tahun lalu, CEO Tesla itu memastikan robotaxi akan berkembang dengan laju hipereksponensial. Musk juga menjanjikan ketersediaan jaringannya akan tersedia untuk separuh populasi AS pada akhir 2025.
Di bulan ketujuh tahun 2026 ini dan saat earning call Rabu lalu, Musk dan tim lebih berhati-hari menjawab pertanyaan analis soal peluncuran yang lebih lambat dari perkiraan tahun lalu.
Cakupan penggunaan robotaxi Tesla memang tidak terlalu luas. Uji coba telah dilakukan dalam skala kecil pada Juni 2025.
Berikutnya, Tesla memperluas layanan pada beberapa kota lain di Texas dan Florida. Namun Reuters juga mencatat sejumlah layanan terbatas hanya di daerah pinggiran.
Pada earning call itu, Musk dan para eksekutif lainnya membahas detil spesifik soal ekspansi layanan robotaxi di masing-masing kota. Wakil presiden teknik kendaraan Tesla, Lars Moravy mengatakan regulasi di tiap kota berbeda dan perusahaan harus memenuhi persyaratan sebelum bisa membuka layanan.
"Alasan kami memperluas layanan kota demi kota agar memastikan bisa memenuhi semua persyaratan satu per satu," kata Moravy dikutip dari Reuters, Jumat (24/7/2026).
CFO Vaibhav Taneja juga mengakui banyaknya kendala yang harus dihadapi. Hal itu bukan hanya soal perangkat lunak semata, namun dari bidang operasionala.
"Perusahaan ingin menyelesaikan masalah ini pada armada yang lebih kecil secara terkontrol sebelum meningkatkan jumlah kendaraan," jelasnya.
Saham Tesla dilaporkan Reuters telah turun 13% dan diperkirakan akan mengalami penurunana lebih dalam lagi selama setahun. Selama tahun ini, saham perusahaan telah menurun hampir 17%.
Menurut para analis Barclays, harus ada banyak bukti lagi soal dampak kemampuan Tesla. Perusahaan juga disebut tidak memberikana target ekspansi terbaru.
"Diperlukan lebih banyak bukti untuk menunjukkan kemampuan Tesla berdampak pada robotaxi," kata para analis.
(fsd/fsd) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]