5 Raksasa Teknologi AS Tertimbun Utang Tembus Rp 30 Ribu Triliun

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Kamis, 23/07/2026 07:20 WIB
Foto: REUTERS/Florence Lo

Jakarta, CNBC Indonesia - AI membuka masalah baru. Lima raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) tertimbun utang berkat pengembangan AI di tiap perusahaan.

Nikkei melaporkan lima perusahaan Alphabet milik Google, Microsoft, Amazon, Meta, dan Oracle terjerat utang akibat AI. Besarannya mencapai US$1,65 triliun (Rp 29.515 triliun), dikutip dari AI Weekly, Rabu (22/7/2026).

Laporan menyebutkan utang tersebut berada luar neraca keuangan di seluruh perusahaan.


Angka itu juga terus mengalami kenaikan. Nikkei menjelaskan utang telah membengkak delapan kali lipat hanya dalam waktu empat tahun.

Fenomena ini terjadi saat investasi untuk industri AI juga mengalami peningkatan selama beberapa waktu terakhir.

Instrumen yang masuk dalam studi adalah sewa pusat data dan kontrak pasokan GPU. Semuanya merupakan kewajiban sebagai utang jika dibayarkan terlepas dari permintaan namun tidak tercatat dalam pos utang saat pasar menilai ekuitas.

Laporan itu mencontohkan Meta memiliki kewajiban di luar neraca mencapai US$420 miliar (Rp 7.523 triliun) atau tiga kali lipat dari yang tercatat.

Perlu dicatat juga jika utang para perusahaan adalah konstruksi bukan pos akuntasi dari GAAP. Laporan itu juga tidak merinci besaran utang pada tiap perusahaan.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video; Warga RI Butuh Internet Cepat & Andal, Industri Siap Penuhi?