Aplikasi Pengganti WhatsApp Bisa Chat Tanpa Internet, Hemat Memori
Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi pesan singkat pesaing WhatsApp yang dapat digunakan tanpa koneksi internet mencuri perhatian publik. Aplikasi bernama Bitchat tersebut merupakan garapan pendiri Twitter, Jack Dorsey, dan diperkenalkan pada pertengahan 2025 lalu.
Bitchat memungkinkan pengguna berkirim pesan tanpa memerlukan paket data seluler maupun jaringan WiFi. Saat ini, aplikasi tersebut sudah tersedia secara luas dan dapat diunduh langsung melalui Apple App Store, termasuk untuk pengguna di Indonesia.
Aplikasi Bitchat memiliki ukuran terbilang sangat ringkas, yakni sekitar 11-12 MB. Aplikasi ini dapat diakses oleh perangkat yang menjalankan iOS 16, macOS 13.0, hingga jajaran Mac yang ditenagai chip Apple M1 atau versi lebih baru.
Dalam keterangannya di App Store, Jack Dorsey menegaskan bahwa pengguna tidak perlu memasukkan data pribadi seperti nomor ponsel ataupun alamat email untuk mulai berkomunikasi. Selain itu, aspek keamanan pesan juga diklaim terjamin melalui teknologi enkripsi.
"Berbicara dengan orang-orang di sekitar Anda. Tidak perlu nomor ponsel atau email. Sidegroupchat untuk fungsi apapun. Menggunakan bluetooth mesh, tidak perlu internet. Meneruskan pesan untuk jarak jauh! Pesan pribadi terenkripsi," tulis Dorsey.
Teknologi Bluetooth Mesh
Berbeda dari aplikasi pesan instan populer seperti WhatsApp dan Telegram yang sangat bergantung pada kuota internet atau jaringan WiFi, Bitchat mengusung konsep teknologi Bluetooth mesh network.
Sistem jaringan mesh ini bekerja dengan cara menghubungkan antar-perangkat secara lokal hingga membentuk klaster komunikasi. Dengan demikian, pesan yang dikirimkan dapat "melompat" atau berpindah dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Mekanisme ini secara otomatis memperluas jangkauan area komunikasi tanpa bantuan infrastruktur internet sama sekali.
Konsep komunikasi tanpa internet ini dinilai cocok untuk digunakan pada area tanpa sinyal (blank spot), wilayah bencana, hingga situasi ketika akses internet dibatasi atau diblokir. Konsep ini serupa dengan aplikasi pesan berbasis Bluetooth yang sempat marak digunakan oleh para demonstran di Hong Kong pada 2019 lalu.
Sebelum resmi mengudara secara umum di Apple App Store, Bitchat sempat diuji coba secara terbatas lewat program TestFlight untuk pengguna iOS. Dokumen teknis dan kode sumbernya juga telah diunggah di platform GitHub.
(fab/fab) Add
source on Google