Gaya Penipuan Baru Incar Karyawan Kantoran, Rekening Auto Ludes

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
20 July 2026 11:25
Flexing di Medsos, Sasaran Empuk Penipu Online Kuras Rekening
Foto: Infografis/ Flexing di Medsos, Sasaran Empuk Penipu Online Kuras Rekening/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Jika Anda adalah seorang karyawan, termasuk di unit keuangan, perlu berhati-hati jika ada yang mengaku sebagai bos ataupun CEO kantor dan meminta dikirimkan sejumlah uang. Karena bisa jadi itu adalah penipuan siber.

Ternyata, kasus tersebut marak terjadi hingga membuat regulator pasar India turun tangan.

Badan Pengawas Sekuritas dan Bursa India (SEBI) mengeluarkan peringatan soal penipuan yang melibatkan peniruan identitas CEO dan eksekutif senior lainnya di sejumlah platform, termasuk media sosial.

Nantinya para pelaku akan meminta mengirimkan uang kepada karyawan ke rekening memilik mereka. Oleh karena itu, SEBI mengingatkan untuk tidak mengirimkan uang hanya dari instruksi yang diterima melalui platform seperti media sosial.

Bos Scam atau Penipuan Bos dilakukan dengan beberapa cara melalui platform, seperti email, WhatsApp, Microsoft Teams, dan media sosial lainnya.

Salah satu metodenya adalah penipu yang berpura-pura menjadi bos itu memberikan instruksi kepada para korbannya untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekening milik pelaku.

Modus lainnya adalah pelaku akan mengirimkan file malware. Saat file dibika maka akan membajak WhatsApp Web hingga membahayakan perangkat korban.

Dengan membajak WhatsApp Web, maka pelaku akan mendapatkan akses ke karyawan bagian keuangan. Kemudian karyawan tersebut akan diminta untuk mengirimkan uang kepada rekening pelaku,

"Pelaku penipuan mendapatkan akses ke akun WhatsApp petugas keuangan dan kemudian menghubungi karyawan akuntasi atau keuangan, meminta mereka melakukan pembayaran segera ke rekening bank perantara yang ditentukan," kata SEBI, dikutip dari Reuters, Senin (20/7/2026).

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 200 Ribu Jadi Korban di RI, Waspada Maling Password Kuras Rekening


Most Popular
Features