Awas Kena Quishing, Asal Scan QR Code Isi Rekening Terkuras

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Jumat, 17/07/2026 06:48 WIB
Foto: Kode QR perusahaan pembayaran digital PhonePe dan Paytm terlihat di konter toko kelontong di Ahmedabad, India, 5 Februari 2024. (Amit Dave/Amit Dave)

Jakarta, CNBC Indonesia - Berhati-hatilah saat memindai atau scan QR. Karena sekarangmuncul modus bernama quishing yang memanfaatkan QR untuk mencuri uang korbannya.

Quishing merupakan gabungan dari kode QR dan phishing. Pelaku mencoba memancing korban untuk mendapatkan informasi dan detil pribadi mereka.

Caranya adalah dnegan memindai QR code di ponsel. Setelah itu, korban akan dibawa ke situs tertentu yang dibuat sulit untuk mendeteksinya sebelum web berhasil dibuka.


Laman Wired melaporkan pelaku dengan modus quishing akan mencoba mengelabui seseorang mengunduh sesuatu ke dalam perangkat. Namun unduhan tersebut bakal membahayakan perangkat milik korban.

Setelah berhasil, korban akan diminta memasukkan beberapa kredensial login. Dari tahapan inilah informasi penting korban akan dikantongi oleh pelaku.

Sayangnya kejahatan ini kian masif. Mengingat QR bisa mudah dibuat oleh siapa saja, tanpa harus memiliki keahlian khusus.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk menghindari modus quishing ini. Penting untuk menigngat jangan percaya sembarangan kode QR.

Hal ini berlaku bagi kode QR yang berada di tempat umum atau diberikan orang asing dan tidak jelas dari mana asalnya.

Berikutnya adalah kenali kejahatan tersebut. Biasanya penipu akan meningkatkan rasa urgensi dan kekhawatiran calon korbannya untuk bisa mendapatkan apa yang diinginkan.

Misalnya, pelaku akan mengatakan "Pindai kode QR ini untuk memverifikasi identitas Anda atau mencegah penghapusan akun Anda".

Cara lain untuk menghindari modus quishing adalah dengan mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor pada tiap akun. Terakhir, jangan lupa untuk keluar atau log out dari perangkat yang tidak digunakan lagi.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Spam & Scam Mengancam Era AI, Gimana Jurus Bangun Trust Digital?