Amerika Menggila Blokir China, Efeknya Sudah Sampai ke Tetangga RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Upaya Amerika Serikat (AS) memblokir China berdampak pada sejumlah negara lain. Kabarnya beberapa negara di Asia terdampak dari aturan terbaru pemerintahan Donald Trump.
Ini terjadi karena Nvidia melakukan pengurangan pelanggan, dengan setengah jumlahnya berasal dari Asia. Perusahaan melakukan pemeriksaan kepatuhan pada pelanggan untuk mencegah produknya sampai ke China, dikutip dari Reuters, Selasa (14/7/2026).
Laporan Financial Times yang mengutip tiga orang menyebutkan perusahaan juga telah meningkatkan uji tuntas di beberapa negara yakni Singapura, Malaysia, dan Jepang.
Pelanggan itu termasuk penyedia neo-cloud. Perusahaan yang terdampak bisa mengajukan permohonan kembali.
Nvidia tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.
Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS mengeluarkan pedoman untuk mengekang chip AI canggih agar tidak sampai ke anak perusahaan China yang berada di luar negeri.
Aturan yang dikeluarkan pada Mei itu menyoroti kekhawatiran chip Nvidia, Blackwell diekspor ke perusahaan Chijna yang berada di negara alain seperti Malaysia.
Mendapatkan tekanan dari pemerintah AS, FT melaporkan Nvidia berupaya untuk memperketat prosedur kepatuhan. Kabarnya untuk pemeriksaan, pegawai perusahaan melakukan kunjungan langsung ke pusat data pelanggan, verifikasi kontrak dan mewawancarai pengguna.
(fab/fab) Add
source on Google