Tukang Nasi Ayam Bikin Kaget, Tiba-Tiba Cuan Nyaris Rp 1 Triliun

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Senin, 13/07/2026 10:35 WIB
Foto: Ilustrasi Gedung Data Center. (Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - CCH Holdings Ltd pemilik bisnis waralaba Chicken Claypot bukan sedang mengembangkan bisnis restoran ayamnya. Dalam pengumuman terbarunya, perusahaan lebih memilih menyediakan data center di Malaysia dengan nilai RM 212 juta (Rp 939,3 miliar).

Pendapatan tersebut diraih dari kontrak selama tiga tahun untuk menyediakan layanan dukungan bagi proyek infrastruktur pusat data di Malaysia. Anak usaha CCH juga telah menandatangani perjanjian penjualan dan layanan definitif dengan sejumlah klien.

"Berdasarkan perjanjian, perusahaan menyediakan solusi layanan pemeliharaan pada klien yang identitasnya dirahasiakan, untuk mendukung proyek infrastruktur pusat data di Malaysia, salah satu pusat infrastruktur digital dan komputasi yang kian penting di kawasan Asia Tenggara," kata pernyataan perusahaan, dikutip dari The Star, Senin (13/7/2026).


Layanan lain yang ditawarkan adalah alokasi kapasitas komputasi, koordinasi penyebaran, konsultasi teknis dan layanan penasihat operasional untuk proyek pusat data milik klien.

Lingkup layanan juga tidak terbatas. Sebab CCH bisa memperluasnya ke wilayah tambahan yang sesuai dengan rencana milik klien.

CEO, Goh Kok E menjelaskan kontrak data center akan membuat perusahaan bisa melakukan diversifikasi ke layanan infrastruktur teknologi. Dia juga memastikan bisnis restorannya tetap akan diperkuat.

"Kami bermaksud memperkuat operasional restoran kami sambil memanfaatkan kerja sama untuk ekspansi ke dukungan teknis pusat data dan peluang infrastruktur komputasi AI yang lebih luas di Asia Tenggara dan pasar global," ujarnya.

Bisnis restoran ayam diperkirakan perusahaan tetap jadi penghasil pendapatan utama. Untuk layanan pusat data baru menjadi mesin pertumbuhan kedua, sebab permintaan komputasi AI, layanan cloud dan infrastruktur digital di Asia Tenggara juga tengah bertumbuh.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Saingi Johor, BKPM Dorong Batam Pusat Data Terkemuka di ASEAN