Fenomena Baru Gen-Z, Tak Mau Beli Laptop Pilih Bikin Cyberdeck

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Kamis, 02/07/2026 11:40 WIB
Foto: Ilustrasi Cyberdeck. (Dok. PI Slate)

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa waktu belakang, kebanyakan anak muda atau Gen Z tengah menggemari tren merakit komputer portabel sendiri atau Cyberdeck. Tren ini menjadi alternatif dari perangkat yang diproduksi massal.

Cyberdeck jadi sesuatu yang personal dan kreativitas ungkap Kreator TikTok "ubeboobey". Dia juga mengatakan komputer rakitan jadi cara untuk menolak komersialisasi dan cara uni untuk membangun sesuatu dengan tujuan sendiri.

Sementara itu, situs Cyberdeck Cafe mengartikan fenomena ini sebagai sistem yang memberikan pengguna kendali penuh pada tiap bagian perangkatnya. Fokus utamanya adalah memprioritaskan kustomisasi daripada kenyamanan.


Jadi cyberdeck akan membuat pengguna merakit komputer dari komponen-komponen yang acak. Mesin-mesin itu akan disatukan dalam sebuah perangkat baru.

Mengutip Newsweek, cyberdeck merupakan sistem terbuka. Jadi komponen di dalamnya bisa ditukar, dimodifikasi atau didesain ulang.

Fleksibilitas jadi daya tarik anak muda dalam tren ini, dibandingkan mendapatkan sesuatu yang telah jadi dari produsen komputer. Para gen Z dapat bereksperimen dengan perangkat tanpa memiliki batasan apapun.

"Laptop tradisional terlalu besar untuk dibawa-bawa dan kurang cocok untuk alat-alat khusus, mendorong pengguna beralih ke rakitan khusus," tulis artikel yang diunggah dalam blog Eclypsium.

Untuk membuatnya, Forbes menuliskan bisa sangat mudah atau rumit. Tahapannya dimulai ddengan membeli komputer papan tunggal, menggabungkan dengan casing, dan menambahkan perangkat keras lainnya. Berikut tahapannya:

  1. Pilih komputer, bisa Raspberry Pi, PC, laptop, atau perangkat komputasi lain
  2. Pilih layar, bisa berbentuk LED atau layar sentuh HDMI
  3. Tambahkan keyboard, bisa juga menambahkan touchpad atau joystick yang terhubung dengan sistem
  4. Pasang baterai
  5. Tambahkan wadah untuk menampung komponen yang dikumpulkan.

Forbes menuliskan kemungkinan tren Cyberdeck tidak akan menurun dalam waktu dekat. Komunitasnya akan terus berkembang karena semakin banyak pembuat yang berbagi desain di media sosial.

Di sisi lain, adopsi secara luas kemungkinan juga tidak akan terjadi. Potensi pertumbuhannya terbatas karena banyak konsumen tidak mau membangun perangkat sendiri.

Kemungkinan lainnya akan ada subkultur untuk meneruskan Cyberdeck karena popularitasnya yang ada saat ini.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Urgensi Pemanfaatan Teknologi AI Demi Efisiensi & Produktivitas