Sukses Bisnis Tagih Kartu Kredit, Diangkat Jadi Bos Baru WhatsApp
Jakarta, CNBC Indonesia - Meta mengumumkan pergantian pimpinan WhatsApp setelah lebih dari tujuh tahun dipimpin oleh Will Cathcart. Perusahaan menunjuk pendiri startup fintech India Cred, Kunal Shah, sebagai pengganti Cathcart untuk jadi nahkoda layanan pesan instan tersebut.
Meta menyampaikan pengumuman itu pada Senin (22/6) waktu setempat. Cathcart akan meninggalkan posisinya sebagai kepala WhatsApp dan beralih ke peran baru di dalam perusahaan.
CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan Cathcart akan fokus mengembangkan produk-produk baru dari awal.
Zuckerberg juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap bekerja sama dengan Cathcart di peran barunya.
"Saya bersemangat untuk terus bekerja sama secara dekat," kata Zuckerberg, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (24/6/2026).
Juru bicara Meta menolak memberikan rincian mengenai posisi baru yang akan dijalankan Cathcart.
Dalam unggahan di platform X, Cathcart mengatakan WhatsApp saat ini berada dalam kondisi terbaik sepanjang sejarah perusahaan sehingga menjadi waktu yang tepat baginya untuk mundur dari jabatan tersebut.
"WhatsApp berada dalam posisi terkuat yang pernah ada, dan itu terasa seperti momen yang tepat untuk mundur sejenak," tulis Cathcart.
Meta mengakuisisi WhatsApp pada 2014 dengan nilai US$19 miliar. Sejak saat itu, aplikasi tersebut berkembang menjadi salah satu layanan pesan instan terbesar di dunia dengan lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan.
Langkah pergantian kepemimpinan ini terjadi di tengah upaya Meta memperluas sumber pendapatan. Bulan lalu, perusahaan mulai meluncurkan paket langganan untuk WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Meta juga mengumumkan rencana menguji layanan berlangganan baru untuk produk kecerdasan buatan (AI).
Strategi tersebut diharapkan membantu Meta mengurangi ketergantungan pada bisnis iklan sekaligus menutup sebagian biaya besar yang dikeluarkan untuk investasi AI.
Penggantinya, Kunal Shah, adalah pendiri Cred, platform pembayaran kartu kredit yang memberikan insentif kepada pengguna yang membayar tagihan tepat waktu. Startup ini sudah berdiri sejak 2018.
Seiring penunjukan tersebut, Meta juga menggelontorkan investasi sebesar US$900 juta ke Cred. Startup itu menyatakan valuasinya kini mencapai US$4,5 miliar setelah pendanaan baru tersebut masuk.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]