Dasco Kumpulkan Bos GoTo & Grab, Potongan Ojol 8% Resmi Berlaku 1 Juli

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Selasa, 23/06/2026 16:32 WIB
Foto: Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya Sufmi Dasco Ahmad saat konferensi pers terkait transportasi daring di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sin Po TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengadakan pertemuan dengan manajemen GoTo dan Grab Indonesia di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).



Turut hadir dalam konferensi pers setelah pertemuan antara lain Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) Catherine Hindra Sutjahyo, dan Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi.

"Saya bersama dengan manajemen GoTo dan Grab yang tadi kami sudah mengadakan pembicaraan-pembicaraan bersama Pak Cucun juga mengenai pemberlakuan tarif atau pemberlakuan komisi untuk kendaraan transportasi online roda dua yang penerapannya selama ini mungkin ditunggu-tunggu oleh pengemudi," ujar Dasco.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perubahan struktur komisi antara aplikator dan mitra transportasi online pada tanggal 1 Mei 2026. Dasar hukumnya adalah Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 di mana potongan terhadap mitra diturunkan dari 20% menjadi 8%. Melalui konferensi pers ini, Catherine dan Neneng memastikan aplikator akan mulai menerapkan peraturan tersebut terhitung mulai 1 Juli 2026.

"Sudah jelas barusan bagaimana komitmen kami semua di DPR RI mengawal dari proses panjang perjuangan teman-teman di ojek online dan komitmen Bapak Presiden Prabowo betul-betul berpihak terhadap seluruh pengemudi ojek online yang sudah sama-sama kita dengar tadi dari GoTo (dan Grab) sekali lagi per 1 Juli 2026 tarif 8:92 ini sudah berlaku ya," ujar Cucun.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Tantangan RI Perkuat Ekonomi Digital Lewat Industri Game, e-Sport & Sp