Bill Gates Bilang Menyesal Jalin Hubungan dengan Predator Seks
Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengungkapkan penyesalan mendalam karena pernah menjalin hubungan dengan predator seks Jeffrey Epstein.
Pengakuan itu disampaikan Gates saat memberikan kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintahan DPR Amerika Serikat pada Rabu (10/6)
Dalam pernyataan pembuka yang ia unggah secara daring, Gates menegaskan bahwa ia tidak pernah menyaksikan tindakan kriminal yang dilakukan Epstein. Ia juga membantah pernah melakukan pelanggaran terhadap siapa pun.
"Saya seharusnya tidak pernah bertemu dengan Epstein sejak awal," kata Gates, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (11/6/2026).
"Berdasarkan apa yang saya ketahui sekarang, saya memahami bahwa bahkan jika dia berhasil menghadirkan para donor baru yang dijanjikannya, hal itu tetap tidak akan membenarkan hubungan saya dengannya," imbuhnya.
Pria berusia 70 tahun itu menjelaskan bahwa ia pertama kali bertemu Epstein pada 2011, tiga tahun setelah Epstein mengaku bersalah dalam kasus meminta jasa prostitusi dari anak di bawah umur di Florida. Saat itu, Gates berupaya mencari sumber pendanaan baru untuk kegiatan filantropi Gates Foundation, khususnya di bidang kesehatan global.
Namun, menurut Gates, upaya tersebut tidak pernah menghasilkan donasi apa pun. Ia juga mengungkapkan bahwa Epstein kemudian berusaha memanfaatkan informasi mengenai perselingkuhannya dengan mantan istrinya, Melinda Gates, untuk membangun kembali hubungan dengan dirinya.
"Saya ingin menyatakan dengan sangat jelas: Saya tidak pernah menyaksikan atau memiliki indikasi bahwa Epstein terlibat dalam tindakan kriminal yang sedang berlangsung," ujar Gates.
"Saya tidak pernah pergi ke pulau miliknya, peternakannya, atau rumahnya di Florida. Saya tidak pernah menyakiti siapa pun. "Meskipun dia mungkin berupaya membangun hubungan pribadi, saya tidak pernah tertarik pada hal itu dan tidak pernah membalasnya,"
Miliarder tersebut juga menyoroti bahwa hubungannya dengan Epstein telah membahayakan Gates Foundation, salah satu yayasan filantropi terbesar di dunia yang memiliki dana abadi lebih dari US$70 miliar.
"Dalam pekerjaan yang saya lakukan, reputasi adalah dasar untuk membangun kemitraan yang menyelamatkan nyawa. Bertemu dengan Epstein adalah kesalahan besar dalam penilaian dan membuat pekerjaan ini berada dalam risiko," kata Gates.
Ia menilai Epstein berupaya membangun citra sebagai sosok yang dihormati dengan memanfaatkan hubungan dengan orang-orang berpengaruh.
"Saya sekarang melihat bahwa dia berusaha membangun citra legitimasi untuk dirinya sendiri, menggunakan hubungan dengan orang-orang yang memiliki reputasi baik dan berkuasa untuk mengalihkan perhatian dan memulihkan reputasinya."
Gates mengaku terlalu fokus mengejar peluang pendanaan bagi program kesehatan global sehingga mengabaikan pertimbangan yang seharusnya ia lakukan.
"Saya begitu fokus pada kemungkinan mengumpulkan dana untuk kesehatan global sehingga membiarkan tujuan itu mengalahkan penilaian saya yang lebih baik."
Dalam kesaksiannya, Gates memaparkan bahwa ia melakukan tiga kali pertemuan dengan Epstein pada 2011 dan dua kali pertemuan pada 2012. Diskusi mereka berfokus pada kemungkinan pembentukan skema donasi dan penggalangan dana dari individu-individu kaya yang diklaim Epstein tertarik mendukung kegiatan filantropi.
Namun pada 2014, setelah Epstein mempertemukannya dengan sekelompok calon donor, Gates menyadari bahwa janji tersebut tidak akan pernah terwujud.
"Pada saat itu saya menyimpulkan Epstein tidak akan pernah memenuhi janjinya," kata Gates.
"Saya mengatakan kepadanya bahwa kami tidak akan melanjutkan apa pun dan menghentikan komunikasi maupun pertemuan dengannya. Tidak ada kendaraan amal yang pernah dibentuk dan tidak ada dana yang berhasil dihimpun."
Gates juga mengungkapkan bahwa setelah hubungan mereka berakhir, Epstein mengetahui informasi sensitif mengenai kehidupan pribadinya, termasuk perselingkuhan yang pernah ia lakukan.
"Perselingkuhan itu tidak ada hubungannya dengan interaksi saya dengan Epstein, tetapi hal tersebut menyakitkan bagi keluarga saya," kata Gates.
Menurut Gates, dokumen yang telah dipublikasikan menunjukkan bahwa Epstein mencoba menggunakan informasi tersebut untuk menekan dirinya agar kembali menjalin hubungan.
"Dia tidak berhasil dalam upaya tersebut, tetapi hal itu menunjukkan beberapa cara yang dia gunakan untuk memanfaatkan interaksinya dengan saya demi mencapai tujuannya."
Gates menambahkan bahwa jika waktu yang pernah ia habiskan bersama Epstein memberikan kredibilitas bagi sang predator seks, dan ia sangat menyesal atas hal tersebut.
"Jika waktu yang saya habiskan bersama Epstein memberinya kredibilitas apa pun, saya sangat menyesal."
"Saya telah mempelajari pelajaran yang sangat penting dan kini jauh lebih berhati-hati mengenai siapa yang saya temui bahkan dalam kapasitas yang terbatas."
(dem/dem) Add
source on Google