Bisnis Anak Bill Gates Kebanjiran Duit dari Anak Orang Kaya dan Artis

Redaksi,  CNBC Indonesia
02 June 2026 16:25
Phoebe Gates. (Tangkapan Layar Instagram @phoebegates)
Foto: Phoebe Gates. (Tangkapan Layar Instagram @phoebegates)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia teknologi dan bisnis rintisan kembali diguncang berita pendanaan yang luar biasa, kali ini datang dari Phia, aplikasi belanja berbasis kecerdasan buatan yang didirikan Phoebe Gates, putri bungsu pendiri Microsoft, Bill Gates, bersama rekannya Sophia Kianni.

Perusahaan rintisan ini baru saja mengumumkan keberhasilan mengumpulkan dana sebesar US$35,5 juta atau setara sekitar Rp 540 miliar dalam putaran investasi Seri A, sehingga total pendanaan yang diterima mencapai US$43,5 juta, dengan penilaian perusahaan melonjak menjadi US$185,5 juta (sekitar Rp2,9 triliun) hanya dalam waktu kurang dari setahun sejak diluncurkan.

Kisah ini makin ramai dibicarakan di seluruh dunia karena deretan nama besar yang ikut masuk sebagai investor. Aktris papan atas Hollywood, Sydney Sweeney, bintang serial Euphoria dan The White Lotus ini bergabung bersama puluhan tokoh terkenal lain seperti Khloé Kardashian, Paris Hilton, Jessica Alba, hingga putra pebisnis terkaya dunia Bernard Arnault, Alexandre Arnault, dalam mendukung proyek ini.

Keterlibatan nama-nama selebritas dan anak keluarga kaya ini memicu beragam reaksi-mulai kekaguman atas kemudahan akses modal. 

Phia lahir dari ide saat Gates dan Kianni masih sama-sama kuliah di Universitas Stanford, Amerika Serikat. Keduanya merasa belanja daring itu melelahkan karena mereka harus membuka puluhan situs untuk membandingkan harga, sulit mencari barang bekas berkualitas, dan sering tidak tahu apakah harga yang dibayar sudah paling pas.

Awalnya, Phia diberi nama ShopBot. Proyek ini dimulai dari pengumpulan data manual dari enam situs belanja barang bekas, lalu dikembangkan menjadi ekstensi browser, hingga akhirnya resmi diluncurkan sebagai aplikasi pada April 2025.

Kini, Phia berfungsi sebagai asisten belanja pintar berbasis kecerdasan buatan. Pengguna cukup menandai satu barang yang diminati, dan sistem akan otomatis memindai ribuan toko serta platform barang bekas untuk mencari opsi serupa, membandingkan harga, menghitung nilai jual kembali, dan bahkan memberi tahu saat harga turun.

Bill Gates dan Putri Bungsunya Phoebe Gates. (Instagram/phoebegates)Bill Gates dan Putri Bungsunya Phoebe Gates. (Instagram/phoebegates)

Platform ini kini telah memiliki lebih dari 1,5 juta pengguna aktif, bekerja sama dengan lebih dari 9.600 brand ritel dan fesyen.

Pendanaan terbaru Phia dipimpin oleh perusahaan modal ventura terkemuka seperti Notable Capital, Khosla Ventures, dan Kleiner Perkins.

Meski berstatus anak salah satu orang terkaya di dunia, Phoebe Gates menegaskan uang yang dikumpulkan sama sekali bukan dari orang tuanya.

Salah satu daya tarik terbesar Phia adalah cara mereka menarik investor kalcer, yaitu tokoh publik yang tidak hanya memberi modal, tapi juga membawa nama dan pengaruh besar.

Sweeney, yang namanya makin melambung berkat peran-peran populernya, masuk ke dalam daftar investor baru pada putaran pendanaan terbaru ini. Belum ada penjelasan terperinci berapa besar dana yang disetorkannya atau perannya nanti dalam Phia.

Selain Sweeney, ada lebih dari 30 nama terkenal lain yang ikut berinvestasi, mulai dari Kris Jenner (yang sudah masuk sejak awal), Hailey Bieber, Priyanka Chopra Jonas, hingga tokoh teknologi seperti pendiri Robinhood dan staf senior OpenAI.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pemasok Senjata AS Terima Uang Rp 690 Triliun dari Google


Most Popular
Features