Video: Komdisi Soal Gangguan Pasok Semikonduktor - Masalah Startup RI
Jakarta, CNBC Indonesia- Komdigi memiliki formula 6C (Connectivity, Capital, Competence Talent, Commerce, Compliance, Catalysis) dalam mendorong pengembangan ekosistem teknologi digitalisasi sebagai daya taring bagi investasi sektor digital RI.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah memastikan keterbukaan pemerintah terhadap investor domestik maupun asing di sektor digital. Meski demikian tantangan 'tech winter' yang menggerus investasi teknologi global hingga sejumlah kasus 'startup' mengakibatkan investor 'wait & see'.
Komdigi dalam upaya memperkuat iklim investasi teknologi melakukan sejumlah langkah seperti pendampingan startup dalam mengatasi persoalan hingga mendorong pembinaan startup untuk menggaet investor serta mendorong kemudahan regulasi.
Di sisi lain, Komdigi mencermati gejolak global yang menyebabkan gangguan rantai pasok semikonduktor yang sangat penting dalam ekosistem teknologi digitalisasi.
Oleh karena itu pemerintah fokus mengembangkan kekuatan RI untuk dapat masuk ke rantai pasok semikonduktor dengan mempercepat pemanfaatan potensi logam tanah jarang dalam negeri.
Seperti apa upaya Komdigi mendorong investasi startup dan ekosistem digital? bagaimana RI menyikap tantangan rantai pasok semikonduktor global? Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah dalam Profit, CNBC Indonesia(Senin, 06/04/2026)